Sikapi Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan NR di Saumlaki, Ini Kata Ketua PWI Tanimbar

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Tanimbar – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Jefri Ranglalin, menyayangkan adanya tindakan kekerasan terhadap wartawan Nuansarealitanews.com di Saumlaki beberapa waktu lalu.

“Sebagai ketua PWI Kepulauan Tanimbar, saya menyayangkan tindakan kekerasan yang dialami salah seorang awak media di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, apa pun alasannya. Oleh karena itu, saya mendorong proses penegakan hukum atas kasus ini,”  kata Jefri Ranglalin kepada media ini, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga

Jefri menjelaskan, setalah mengetahui kasus tersebut telah dilaporkan ke kepolisian setempat, dia bersama beberapa rekan jurnalis mendatangi Polres Kepulauan Tanimbar guna memastikan proses hukum tetap berjalan.

“Bahkan Selasa kemarin saya dan beberapa rekan telah mendatangi Kasatreskrim guna mendorong proses hukum tersebut,” ujarnya.

Namun di lain sisi, Ketua PWI Tanimbar itu juga menyarankan kepada rekan-rekan jurnalis di Tanimbar agar dalam menjalankan tugas peliputannya sehari-hari, lebih mematuhi dan menjalankan kode etik jurnalis serta UU Pers.

“Saya minta kepada semua teman-teman pers untuk tetap melaksanakan tugas-tugas jurnalis dengan merujuk pada kode etik jurnalis dan UU Pers nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” katanya.

Selain itu, mengenai komentarnya di salah satu media online sehingga menimbulkan berbagai tanggapan kepadanya, Jefri mengatakan bahwa bukan dirinya yang mengeluarkan statement tersebut namun itu merupakan kronologi kejadian versi kepala dinas Perikanan KKT.

“Kesempatan ini juga saya ingin mengklarifikasi pemberitaan salah satu media yang mungkin saja mengakibatkan terjadinya multi tafsir, kalau itu bukan pernyataan ketua PWI KKT, namun kronologi tindakan kekerasan terhadap saudara Blasius versi kadis perikanan, dan mengenai hal ini telah saya sampaikan kepada media bersangkutan guna dilakukan perbaikan,” tutur Jerfi.

Berita Menarik Lainnya