Mercy Barends Tekankan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan dalam Menghadapi Situasi Saat Ini

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Tanimbar – Anggota DPR RI dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends, menekankan pentingnya 4 pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai pedoman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan memperingati hari Guru Nasional ke-72 yang berlangsung secara virtual, bersama para dosen, mahasiswa dan seluruh jajaran Sekolah Tinggi Yayasan Lelemuku Saumlaki, Rabu, 25 November 2020.

Baca Juga

“Empat pilar kebangsaan adalah empat landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang terdiri dari landasan idiologi sebagai pegangan seluruh masyarakat Indonesia yaita Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Mercy Barends.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, berdasarkan TAP MPR No 1 Tahun 2001, ada dua gagasan yang mendasar tentang ancaman internal dan external yang sangat menganggu kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menghadapi arus perubahan globalisasi saat ini.

“Tantangan internal kita yang pertama adalah merosotnya nilai-nilai kebangsaan ke-Indonesiaan kita karena arus globalisasi, arus kemajuan teknologi dan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan saat ini, termasuk arus isme-isme yang mengalir sangat deras masuk ke bumi Indonesia yang pada akhirnya menimbulkan banyak sekali persoalan. Yang kedua, mulai menggerusnya keteladanan sebagai warga negara Indonesia, baik sebagai pemimpin maupun masyarakat,” jelasnya.

Menggerusnya keteladanan warga negara yang dimaksud Barends misalnya seperti banyaknya pejabat negara yang ditangkap aparat penegak hukum karena terbukti melakukan korupsi.

Tak hanya itu, ancaman internal yang dimaksud juga berupa politik identitas yang sering digunakan demi meraih kekuasaan. Politik identitas inilah yang kemudian dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengancam idiologi bangsa Indonesia.

Sedangkan mengenai tantangan eksternal yang perlu disikapi adalah tantangan globalisasi yang mengancam kehidupan berbaangsa dan bernegara. Seperti, eksploitasi besar-besaran, terjadi sub koordinasi antara negara-negara berkembang, pergerakan terorisme maupun intervensi negara lain seperti agresi dan sebagainya.

“Jadi terhadap situasi globalisasi hari ini, tidak saja mengancam dari sisi ekonomi dan budaya tetapi juga mengancam dari sisi kultur budaya bangsa serta nila-nila kebangsaan kita. Fanatisme sempit mulai muncul, ekstrimisme mulai muncul, terorisme, intoleransi dan seterusnya.”

“Terhadap situasi ini maka pada kesempatan ini kembali saya menegaskan bahwa MRP hadir dengan kebijakannya untuk terus memastikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harus terus digaungkan dan harus diwariskan,” kata Mercy Barends. (47)

Berita Menarik Lainnya