Makassar — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata menyimpan potensi luar biasa di bidang pertanian dan perikanan. Gubernur Kaltara, Brigjen Pol (Purn) Dr H Zainal Arifin Paliwang, mengungkapkan hal tersebut dalam diskusinya bersama Direktur Perencanaan dan Pengembangan Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Ir M Yahya Sirajuddin, di Gedung Rektorat Unhas, Makassar, beberapa waktu lalu.
Zainal menjelaskan, kesuburan lahan di Kaltara merupakan anugerah besar. Curah hujan yang konsisten sepanjang tahun menciptakan peluang besar bagi sektor pertanian.
“Potensi ini luar biasa. Dengan dukungan program Kementerian Pertanian untuk mencetak sawah baru seluas 100.000 hektar di Kaltara, kami optimis bisa mengembangkannya secara maksimal. Apalagi, Unhas memiliki pakar-pakar pertanian yang hebat,” ujar mantan Wakapolda Kaltara periode 2018–2020 tersebut.
Kerjasama Pemprov Kaltara dengan Unhas sebenarnya telah dimulai sejak awal 2024. Salah satu programnya adalah rencana pembangunan industri minyak goreng berbahan baku kelapa sawit, mengingat komoditas ini menjadi andalan Kaltara.
“Kami ingin memastikan potensi kelapa sawit yang besar dapat dimanfaatkan optimal demi kemajuan daerah,” tegas Ketua Umum IKA SMANSA Angkatan 1982 itu.
Selain pertanian, sektor perikanan juga menjadi fokus utama. Zainal menyoroti potensi luar biasa dari perairan sungai di Kaltara yang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan. Ia menyatakan sedang merancang pembangunan fasilitas pengembangan perikanan air tawar.
“Kami tidak ingin potensi besar ini hanya dibiarkan begitu saja. Kami bertekad memberdayakan sektor ini demi kesejahteraan masyarakat,” katanya penuh semangat.
Sebagai alumni Unhas, Zainal mengaku optimis kolaborasi dengan universitas ini akan mempercepat pemberdayaan potensi daerah. Menurutnya, banyak alumni Unhas yang sukses berkontribusi di Kaltara.
“Ke depan, kami akan fokus pada peningkatan sumber daya manusia dan pengelolaan potensi secara terarah. Dengan begitu, pendapatan masyarakat juga akan meningkat,” tutupnya.
Kolaborasi antara Kaltara dan Unhas ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan, menjadikan potensi alam sebagai sumber kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat provinsi termuda di Indonesia. (*)


Tinggalkan Balasan