Imam Kelurahan Pandan-Pandang Dinilai Melaksanakan Pernikahan Ilegal

  • Whatsapp
Irnawati. (Foto: Istimewa)

SimpulRakyat.co.id, Gowa – Proses pernikahan yang dilaksanakan oleh Imam Kelurahan Pandang-Pandang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, dinilai ilegal, pasalnya pihak lelaki yang telah dinikahkan belum memiliki akta cerai dari pengadilan Agama Kabupaten Gowa.

Istri Nur Anto Dg Bunga, Irnawati (33), Jumat (8/1/2021) mengatakan, ia merasa keberatan terhadap Imam Kelurahan Pandang-Pandang yang telah menikahkan suaminya, Nur Anto dengan Marwah Edy pada Desember 2020 yang lalu, karena proses perceraian yang sementara ditangani pengadilan Agama Gowa belum selesai sampai saat ini terkait gugatan cerai yang diajukan oleh Nur Anto. Pengadilan Agama Gowa belum mengeluarkan akta cerai.

Baca Juga

“Selama 16 tahun kami menjalani kehidupan rumah tangga dan mempunyai tiga orang anak yang masih kecil yang butuh biaya hidup serta perhatian orang tua, makanya saya tidak menghendaki perceraian. Oleh karena itu, saya didampingi oleh LBH (lembaga bantuan hukum) Afiliasi Keadilan Semesta telah melaporkan pernikahan ilegal ini ke Polda Sulsel,” kata Irnawati.

Ketika dikonfirmasi via WhatsApp, Iswadi Lurah Mawang, Kecamatan Sombaopu mengatakan, terkait surat pengantar nikah saudara Nur Anto itu tidak dilanjutkan berhubung karena tidak lengkap berkasnya,

“Akta cerai dari pengadilan Agama Kabupaten Gowa belum terbit, makanya pernikahannya tidak melalui KUA Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Sementara itu, wartawan Simpul Rakyat berupaya melakukan konfirmasi via WhatsApp kepada H Muh Akbar Samad, Kepala KUA Kecamatan Sombaopu, namun hingga berita ini diterbitkan ia belum memberikan tanggapan.

Penulis: Nasution

Berita Menarik Lainnya