SimpulRakyat.co.id, Makassar – Sehari menjelang Ramadan dan masa diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah Kota Makassar pada 24 April besok, pengurus PMI Kecamatan Tamalate bergerak cepat melakukan berbagai persiapan.
Persiapan di antaranya, mendirikan posko tanggap darurat Covid-19 yang berlokasi di gedung eks Poskedes kelurahan Jongaya jalan Andi Mangerangi, Kota Makassar.
Nantinya posko ini akan menjadi sentra koordinasi, pergerakan relawan dan distribusi bantuan PMI di wilayah Tamalate.
Hari ini Kamis (23/4), relawan PMI kecamatan Tamalate juga mendistribusikan bantuan cairan pembersih berupa wipol kepada sebelas wilayah kelurahan yang ada. Sekira 20 orang relawan PMI bekerja sama dengan komunitas Remaja Peduli Kampung (RPK) dikerahkan menyasar sebanyak 33 titik masjid.
Selain bantuan wipol, relawan juga melakukan pemasangan spanduk sosialisasi tentang PSBB di titik-titik strategis.
Menurut Sekretaris PMI Kecamatan Tamalate, Restu Pratama, posko ini penting untuk situasi saat ini.
“Posko ini sebagai penting untuk koordinasi dan penerimaan informasi mengingat Tamalate merupakan wilayah zona merah dengan kasus positif covid-19 tertinggi di Kota Makassar,” kata dia.
Restu berharap masyarakat Tamalate bisa mematuhi aturan pemerintah demi menekan angka penderita positif Corona.
Menyambut bulan suci Ramadan 1441H yang jatuh pada hari jumat besok, PMI Kecamatan Tamalate membagikan spanduk yang di dalamnya berupa imbauan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga ucapan selamat memjalankan ibadah puasa Ramadan 1441H serta membagikan cairan Wipol yg diprioritaskan di tempat-tempat ibadah.
“Hari ini, tim kami sejak pagi tadi sudah bergerak dan menyebar untuk membagikan spanduk himbauan dan cairan disinfektan berupa wipol yang dibagikan dibeberapa rumah ibadah yang ada diseluruh Kecamatan Tamalate,” ucap Ketua PMI Tamalate, A Unru.
Lanjut dikatakan, pengurus PMI Kecamatan Tamalate berharap dengan adanya bantuan wipol dapat digunakan untuk membersihkan lantai dan lingkungan masjid dalam menangkal penularan Covid-19.
“Spanduk tersebut menjadi alat bagi para pengurus masjid untuk mensosialisasikan pelaksanaan PSBB yang akan mulai dilaksanakan mulai tanggal 24 April 2020 hingga 7 Mei 2020,” ujar A Unru menutup percakapan di posko Covid-19 Tamalate. (*)


Tinggalkan Balasan