KGS Lembaga Aliansi Indonesia: Apa Kabar Kasus Bandara Terminal Masamba?

  • Whatsapp
Ketua DPC Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Luwu Utara, Tandi.

SimpulRakyat.co.id, Masamba – Komando Garuda Sakti (KGS) Lembaga Aliansi Indonesia yang telah melaporkan Terminal Bandar Udara Andi Jemma Masamba ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada April 2019 lalu hingga kini belum memenuhi titik terang.

Hal ini cukup mengundang tanda tanya oleh KGS Lembaga Aliansi Indonesia DPC Luwu Utara, bahkan lembaga ini menilai ada apa dengan Kejati Sulsel, hingga tidak melakukan pengembangan hukum dari laporan yang telah masuk tersebut.

Baca Juga

Ketua Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bahar Razak menyerahkan laporan temuan Terminal Bandar Udara Andi Jemma Masamba ke Kejati Sulsel, Senin (29/04). (Foto: SimpulRakyat.co.id)

Ketua DPC Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Luwu Utara, Tandi mengatakan, sejak laporan tersebut diterima oleh bagian administrasi di Kejati Provinsi Sulawesi Selatan, kasus ini seakan belum tersentuh.

Tandi juga mengatakan, harusnya ada upaya pemanggilan pihak Bandara untuk memeriksa hal tersebut, apakah benar RAB serta gambar dari proyek itu sudah sesuai dengan realisasi rekanan kontraktor.

“Selain indikasi ketidaksesuaian fisik, juga terdapat kesalahan sejak perencanaan bangunan tersebut. Jika Kejati Sulsel masih tetap mandek dari laporan tersebut, saya rasa Kejati Sulsel tahu bahwa publik akan meninggalkan kecurigaan terhadap professionalitas dan integritas Kejati Sulsel kedepan, toh kalau pun sudah diperiksa kan kita mengharapkan laporan dari kasus tersebut,” ungkap Tandi, Kamis (16/01/2020).

Baca: HPS Tidak Wajar, Komando Garuda Sakti-LAI Laporkan PPK di Kejati Sulsel

Sebelumnya, Terminal Bandar Udara Andi Jemma Masamba yang dianggarkan tahun 2015 silam dengan nilai HPS Rp.1.365.000.000 dilaporkan oleh Komando Garuda Sakti (KGS) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Provinsi Sulawesi Selatan di Kejati Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (29/04/2019) lalu. (MBR)

Disarankan Untuk Anda