SimpulRakyat.co.id, Makassar – Ada yang unik saat kegiatan Training of Writing and Recruitment (TOWR) yang diadakan oleh Forum Lingkar Pena Cabang Makassar.

Salah satu peserta bernama Firdaus membuat banyak pemateri dan panitia terkagum. Pasalnya, meskipun Firdaus memiliki banyak keterbatasan, ia punya semangat yang tinggi untuk belajar menulis, Selasa (17/12/2019).

Kegiatan TOWR 2019 yang di MI Darul Istiqamah, Kecamatan Kanreapia, Kabupaten Gowa selama 3 hari sejak 13-15 Desember 2019 ini, menyimpan banyak kesan mendalam bagi para peserta yang hadir.

Terkhusus bagi Firdaus, lelaki yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Atas itu tak minder berada di antara peserta lain yang notabene kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa bahkan ada juga yang sudah tamat kuliah.

Saat kegiatan berlangsung, Firdaus begitu antusias belajar menulis. Terbukti, hampir di setiap sesi pertanyaan Firdaus selalu aktif memberikan pertanyaan, meski dalam keterbatasan kemampuan yang ia miliki.

Saat pemateri melangsungkan praktik menulis, Firdaus menggunakan aplikasi voice reader (aplikasi yang dapat mengubah apapun yang diucapkan menjadi teks).

Sesekali juga Firdaus meminta bantuan peserta lain untuk menulis apa yang dia ucapkan di atas selembar kertas. Hal inipun menuai banyak pujian dari seluruh pasang mata yang hadir.

Saat diwawancarai oleh salah seorang pengurus, salah satu alasan Firdaus bergabung di Forum Lingkar Pena adalah ingin belajar menulis berita dan ingin membuktikan bahwa ia pun bisa menjadi seorang penulis yang kelak dapat menginspirasi banyak orang.

“Kami menerima semua kalangan untuk bergabung bersama Forum Lingkar Pena tanpa membeda-bedakan status sosial, suku maupun keyakinan. Pelukan FLP terbuka untuk semua orang yang ingin belajar menulis dan menyebarkan virus literasi,” tutur Tetta Sally selaku ketua FLP Cabang Makassar periode 2019-2021. (*)