SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mendorong penguatan perlindungan sosial dan percepatan penurunan kemiskinan melalui pertemuan langsung dengan Kementerian Sosial.

Bupati Jeneponto Paris Yasir diterima oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja yang membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kepesertaan PBI BPJS Kesehatan hingga rencana pembangunan Sekolah Rakyat.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan akibat proses pemutakhiran dan pembersihan data.

“Penonaktifan PBI ini cukup berdampak pada upaya kami dalam mewujudkan Universal Health Coverage. Karena itu, kami memohon tambahan kuota PBI untuk Kabupaten Jeneponto,” kata Paris Yasir.

Ia menambahkan, tambahan kuota PBI dinilai penting untuk memastikan masyarakat rentan tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak atas layanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi data,” ujarnya.

Selain sektor kesehatan, Paris Yasir juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi penanganan kemiskinan jangka panjang.

“Sekolah Rakyat kami dorong sebagai instrumen penanganan kemiskinan yang lebih komprehensif. Ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga investasi sumber daya manusia agar masyarakat bisa lebih mandiri ke depan,” kata Paris.

Menanggapi usulan tersebut, Saifullah Yusuf menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jeneponto.

“Kami pada prinsipnya mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Jeneponto. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Saifullah Yusuf.

Namun, ia menegaskan bahwa tindak lanjut pembangunan akan dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, terutama terkait legalitas lahan.

“Kami berharap pemerintah daerah segera melengkapi persyaratan administrasi, khususnya sertifikat lahan. Setelah itu, proses tindak lanjut bisa segera kami lakukan,” katanya.

Di akhir pertemuan, Saifullah Yusuf juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program penanganan kemiskinan.

“Kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci agar program-program sosial benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Saifullah Yusuf.