SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Sekretaris Daerah Jeneponto, Muh Arifin Nur,  membuka secara resmi kegiatan pembekalan pengurus Karang Taruna Kabupaten Jeneponto, yang digelar di aula kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Senin (22/9).

Kegiatan ini diikuti ratusan pengurus Karang Taruna dari berbagai desa dan kelurahan se-Kabupaten Jeneponto.

Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya peran Karang Taruna di era sekarang, bukan sekadar sebagai wadah pemuda, tetapi sebagai motor penggerak pembangunan sosial di tingkat desa dan kelurahan.

“Stunting menjadi tantangan besar yang harus kita atasi bersama. Pemuda Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menyebarkan kesadaran, melakukan edukasi, serta melahirkan program nyata yang membantu masyarakat di akar rumput,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Inspektur Kabupaten Jeneponto Maskur, yang menjadi salah satu pemateri pada hari pertama. Maskur menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan Karang Taruna, agar organisasi ini dapat dipercaya masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Jeneponto, Suharmin Qilank, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus mampu menghadirkan gagasan segar dan program kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat berharap pengurus Karang Taruna tidak berhenti hanya pada kegiatan seremonial. Mari kita bersama-sama membuat inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik dalam aspek sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi,” kata Suharmin di hadapan peserta.

Ratusan pengurus terlihat antusias mengikuti pembekalan. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyampaikan aspirasi terkait peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Kepala Dinas PMD Jeneponto, M. Basuki Baharuddin, menambahkan, kegiatan peningkatan kapasitas ini menjadi agenda penting untuk mencetak pemuda yang tangguh, mandiri, dan responsif terhadap persoalan sosial.

“Karang Taruna adalah ujung tombak pembangunan sosial di desa. Dengan adanya pembekalan seperti ini, kami berharap lahir kader-kader pemuda yang inovatif dalam membantu pemerintah menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Basuki.

Selain pembekalan materi, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi antar pengurus Karang Taruna se-Kabupaten Jeneponto. Sinergi yang terjalin diharapkan melahirkan program berkelanjutan yang berdampak nyata di tengah masyarakat.

Di penghujung acara, seluruh peserta bersama jajaran pemerintah daerah menegaskan komitmen mereka untuk bergerak bersama, menjadikan Karang Taruna sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi desa dan kelurahan yang bebas dari stunting, sehat, dan berkualitas.