SimpulRakyat.co.id, Makassar – Nelayan asal Desa Pammantauang Masalima (Pammas), Kecamatan Liukang Kalukuang Masalima (Kalmas), Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), selamat setelah kapal yang mereka tumpangi, KM Mutma Jaya, tenggelam dalam pelayaran dari Tarakan menuju Makassar.
Salah satu korban, Mansyur, mengatakan mereka terombang-ambing di laut lepas selama 14 hari sebelum ditemukan oleh kapal nelayan asal Toli-Toli.
“Kami sudah 14 hari hanyut dan akhirnya ditemukan orang Toli-Toli. Kami diselamatkan,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Anggota DPRD Pangkep dari Fraksi Gerindra, Rahmat, mengunjungi korban yang merupakan warga asli Kalmas. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberi motivasi kepada korban untuk tetap tabah.
“Selain menjenguk korban, kami memberikan motivasi agar bersabar dan bangkit. Musibah ini adalah ujian yang harus dihadapi dengan keimanan,” kata Rahmat.
Salah satu korban, Ali Maksum (24), warga Pulau Pammantauang, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah kami bisa berkumpul bersama keluarga lagi,” ujarnya.
Daftar Kru KM Mutma Jaya:
-
Sainuddin Nurdin (51), warga Jl. Barukang Utara, Lr 8 No 47, Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar
-
Ali Maksum (24), warga Pulau Pammantauang, Desa Pammas, Kecamatan Liukang Kalmas
-
Rusdi (38), warga Jl Sabutung Baru, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar
-
Mansyur (64), warga Jl Barukang Utara, Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar
-
Sampara (57), warga Jl Sabutung Baru 1, Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar


Tinggalkan Balasan