SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, menegaskan pentingnya disiplin dan etos kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Penekanan ini disampaikan usai mengikuti kegiatan retret bersama jajaran pimpinan daerah di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada 22-26 Juni 2025.

Retret yang turut diikuti oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, menyegarkan komitmen, serta meningkatkan kinerja ASN dalam melayani masyarakat. Dalam amanatnya saat menjadi pembina upacara di halaman Kantor Bupati Jeneponto, Senin (30/6/2025).

Islam Iskandar menilai kegiatan tersebut sebagai momen krusial untuk membangun kesadaran kolektif aparatur terhadap tugas dan tanggung jawab mereka.

“Retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi refleksi mendalam tentang semangat pengabdian. Ini momentum untuk menyatukan visi dan misi pelayanan publik yang berorientasi pada kualitas dan integritas,” ujar Islam Iskandar.

Dia menekankan bahwa disiplin adalah fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang efektif dan efisien. Tanpa kedisiplinan, menurut dia, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal.

“Setiap ASN harus memahami perannya dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Etos kerja yang tinggi, dedikasi, dan integritas adalah hal yang mutlak,” katanya.

Islam Iskandar juga berharap agar semangat dan nilai-nilai yang diperoleh selama retret dapat segera diimplementasikan dalam praktik kerja sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang responsif dan berkualitas.

“Kita perlu menjadi teladan di mata masyarakat. Yang menunjukkan kinerja baik tentu akan kita apresiasi,” ucapnya.

Lebih jauh, dia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kejujuran, terutama bagi para pejabat struktural. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus dijalankan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

“Jangan ambil yang bukan haknya, dan jangan serakah. Tugas kita adalah melayani, bukan sebaliknya,” tandasnya.

Islam Iskandar berharap, pasca retret ini, semangat kolektif seluruh ASN semakin kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)