SimpulRakyat.co.id, Bulukumba – Hasbi (40), seorang suami di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, dikabarkan tega menganiaya istri, ipar dan mertuanya dengan menggunakan sebilah parang, Jumat (4/3) kemarin.

Dari kejadian ini, istri tersangka, Sukma (43) bersama Idris (51) dan Syamsuddin (69) yang merupakan ipar dan mertua Hasbi mengalami luka serius dan menjalani perawatan medis di Puskesmas Tanete Bulukumba.

Ps Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Marala membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini kasus penganiyaan itu sementara ditangani pihak Polsek Bulukumpa, Polres Bulukumba.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Pak Kapolsek Bulukumpa, AKP Asri, dan untuk sementara diperoleh hasil kejadian, yakni pada saat sebelum kejadian, korban Sukma bersama dengan Hasbi sementara berbincang-bincang dalam rumah,” terang Iptu Marala kepada awak media di Bulukumba.

“Namun, tiba-tiba suami korban, yakni Hasbi langsung melakukan penganiayaan dengan menggunakan sebilah parang panjang ke arah kepala bagian sebelah kiri korban,” tambah Iptu Marala.

Setelah itu, kata Iptu Marala, datang ipar tersangka, Idris bersama dengan Syamsuddin yang juga merupakan mertua Hasbi dengan maksud melerai.

“Namun Hasbi tetap mengamuk dan bahkan melakukan penganiayaan terhadap ipar dan mertuanya,” kata Iptu Marala.

Usai menganiaya ketiga korban, beber Marala, tersangka meninggalkan tempat kejadian dengan mengendarai mobil pick up jenis Suzuki New Carry warna putih, serta membawa sebilah parang.

“Kemudian dilakukan pengejaran, kendaraan yang digunakan pelaku mengalami kecelakaan, menabrak kios jualan warga di daerah Desa Bijawang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, namun pelaku kembali berhasil melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya, namun masih tetap membawa sebilah parang,” beber Iptu Marala.

Sekadar diketahui, penganiyaan ini diguga terjadi lantaran tersangka mengalami gangguan kejiwaan.

“Adapun motif kejadian untuk sementara diduga pelaku mengalami gangguan jiwa, karena kejadian saat ini merupakan kali kedua, namun yang pertama tidak ada korban dan sehari sebelum kejadian kali ini, Istri (korban) bersama Hasbi baru kembali dari kota Makassar membeli obat untuk penyakit yang diderita pelaku,” pungkas Iptu Marala. (**)

Reporter: Abd Gaffar
Editor: Sukma Paramita