SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ir Andi Hery Suhari Attas menggelar Reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2021/2022 di Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (8/2/2022).
Kegiatan ini dihadiri langsung Andi Hery Suhari Attas, Wakil Ketua DPRD Pangkep Moh Sofyan Razak, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Gerindra Kabupaten Pangkep Lutfi Hanafi, Kades Kabba Nasrullah Salam, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan puluhan masyarakat desa Kabba.
Pada kesempatan ini, Andi Hery Suhari Attas menyampaikan jika dirinya heran melihat varian virus Covid-19 yang bermacam-macam, dirinya menilai bahwa ini seperti handphone (Hp) yang banyak jenisnya.
“Saya heran juga dengan virus ini, belum selesai satu virus muncul lagi varian baru Omicron, jadi ini virus seperti Hp banyak jenisnya,” katanya.

“Saya katakan bahwa banyak yang dirugikan oleh virus ini, banyak pekerjaan hilang karena banyak perusahaan tutup, juga banyak pergerakan manusia terhenti, contoh penerbangan dibatasi,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan kelompok tani Desa Kabba, Amir Jaya menyampaikan keluh kesahnya ke anggota dewan tersebut terkait pupuk di Pangkep.
“Saya berharap kepada dewan perwakilan rakyat daerah dan Provinsi untuk menyampaikan aspirasi kami sebagai kelompok tani dalam hal ini melancarkan bantuan pupuk dan tepat sasaran,” harapnya.
Mendengar curhatan kelompok petani tersebut, Andi Hery Suhari Attas menyampaikan bahwa dari beberapa titik lokasi reses yang ia laksanakan, aspirasi yang terbanyak itu soal pertanian.
Ia juga menyampaikan ke masyarakat untuk membuatkan permohonan bantuan untuk pupuk dan pengadaan perbengkelan mesin kontraktor.
“Dari tiga titik lokasi reses aspirasi terbanyak itu soal pertanian, masyarakat silakan buat permohonan bantuan pupuk, permohonan perbengkelan alat pertanian begitu juga dengan pariwisata, saya gembira kalau pupuk subsidi sudah ada yang jalan, karena dari tahun ke tahun pupuk ini selalu jadi masalah,” pungkasnya.
Reporter: Faried
Editor: Ahmad


Tinggalkan Balasan