SimpulRakyat.co.id, Tanimbar – Salah satu aset milik Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yakni kapal motor yang sedang berlabu di dermaga Ukurlaran – Saumlaki, diduga dibongkar dan diambil  kursi – kursinya oleh beberapa orang tak dikenal.

Dari hasil konfirmasi kepada pihak keamanan dermaga Ukurlaran, mengakui bahwa benar telah terjadi pencurian kursi-kursi kapal tersebut yang sedang berlabu disana.

“Ya, kapal motor milik kantor perikanan ini sedang berlabuh di pelabuhan, tiba-tiba kami melihat beberapa orang lagi muat kursi-kursi itu dengan kendaraan roda tiga (tosa) warna hijau tua.” kata salah satu petugas keamanan Ukurlaran yang tidak ingin namanya disebutkan.

“Sementara kegiatan mereka berlangsung anggota kita lagsung dokumentasi sambil menegur mereka dan meyuruh mereka untuk berhenti dan kembalikan kursi-kursi itu. Sebelumnya, ada juga pencurian kursi-kursi kapal ini dan  sampai skarang kita masih cari pelakunya,” tambah dia.

Lanjut sumber, mengenai kejadian pencurian tersebut pihaknya telah melaporkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk ditindaklanjuti.

“Kita sudah laporkan kejadian ini ke pemilik untuk di tindaklanjuti ke pihak penegak hukum. Kita menunggu konfirmasi balik dari pemiliknya seperti apa kita siap untuk tindak lanjuti ungkapnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas  Perikanan dan Kelautan Pemkab Kepulauan Tanimbar, Alo Batkormbawa, saat di temui di ruangan kerjaannya mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa bukti kasus pencurian kursi kapal tersebut dan akan melaporkannya ke pihak berwajib.

“Kita dari Dinas pemilik aset siap tindak lanjuti ke pihak yang berwajib sesuai data yang kita miliki. Hari ini juga saya arakan staf saya untuk buka laporan polisi terkait dugaan pencurian kursi-kursi kapal ini,” ujar Alo.

Menurutnya, tindakan pencurian aset Dinas Perikanan dan Kelautan itu tidak dapat dibenarkan dan harus diusut hingga tuntas.

Reporter: Marcel Kalkoy
Editor: Ahmad