SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (Himalaya), berunjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Jumat (28/1/2022).
Demonstran dengan berjumlah 6 orang yang tergabung dalam organisasi Himalaya berorasi di pelataran kantor Disdikbud Pangkep, mempertanyakan ijazah alumni SMP 8 Satapa, Kecamatan Tanggaya, Kabupaten Pangkep.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Sabrun Jamil menerima demonstran untuk audiens, dirinya berterimakasih kepada demonstran terkait kontrol sosial, khususnya di wilayah Kecamatan Liukang Tangaya.
“Terima kasih aspirasi adik-adik mahasiswa dari Himalaya, ini adalah hal kedua Himalaya mempertanyakan terkait hal tersebut, berbagai upaya kami lakukan untuk memanggil pihak kepala sekolah, yang menjadi sebab blangko ijazah tidak cukup, sehingga belum ditulis, itu berlanjut sampai berlarut, itu saya sayangka, sekarang sudah ada blangko kami terima dari dinas pendidikan Sulsel tertanggal 20 Desember 2021, Kabid sudah menyerahkan blangko ke kepala sekolah tersebut Ibu Ramah,” terang Kadisdikbud.

“Saya pikir itu sudah selesai, tapi saya dapat kabar bahwa adik-adik mahasiswa mau aksi mempertanyakan hal itu, saya kaget juga kenapa belum diserahkan,” tambah dia.
Sementara itu, Askari saat demonstran audiens dengan Kadisdikbud, dirinya membahasakan jika pihaknya minta kepastian waktu terkait ijazah tersebut dibagikan.
“Kami hanya minta kapan, berapa hari kedepan dari sekarang ijazah ini dibagikan ke pada siswa yang sudah menyelesaikan pendidikannya, kemudian meminta agar Kadis memberikan ketegasan untuk pengawas dan kepala sekolah itu sendiri,” tegasnya.
Reporter: Faried
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan