SimpulRakyat.co.id, Makassar – Prestasi membanggakan ditorehkan para atlet Sulsel yang berlaga di PON XX Papua. Raihan 3 medali datang dari cabang olahraga (Cabor) Muaythai.

Tiga atlet Muaythai Sulsel masing masing Sri Evianty meraih medai emas di kelas 45 kg putri, Zul Bimantara meraih medali Perak kelas 54 kg putra dan medali perunggu diraih Nadya Rohani.

Sri Evianty merupakan atlet peraih medali emas pertama untuk Sulsel di PON XX Papua 2021.

Manager atlet Muaythai Sulsel Gerhanita Syam mengatakan bahwa prestasi yang dicapai para atlet Muaythai tidak lepas dari dukungan semua pihak baik dari pemerintah, masyarakat Sulsel serta kerja keras pelatih dan atlet sendiri.

“Alhamdulillah masyarakat Sulawesi Selatan patut berbangga dengan anak-anak kita, karena ini merupakan sejarah. Cabor Muaythai membawa pulang 3 medali sekaligus,” ujar Gerhanita Syam saat konferensi pers bersama atlet muaythai Sulsel, di Warkop Jeep Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (5/10/ 2021).

Gerhanita mengisahkan lika liku perjalanan para atlet Muaythai sejak tahun 2015, berlatih dengan hanya bermodal semangat dan fasilitas seadanya, tim atlet muaythai Sulsel berjuang hingga mencapai prestasi di ajang PON XX Papua.

“Perjalanan Kami menuju PON XX Papua ini tidak mudah, tujuh tahun lalu kami latihannya masih di kantor Dinas Perkebunan Sulsel, Depan Kuburan Dadi, hingga akhirnya kami dapat tempat untuk latihan di camp.” ucapnya.

“Keberhasilan ini juga tak lepas dari dukungan penuh ketua DPRD Sulsel Ina Kartina yang mengizinkan kami latihan di kantor DPRD Sulsel tepatnya di lapangan tenis DPRD, itu juga kita pakai matras pinjaman.” tutur Gerhanita.

Sementara, peraih medali emas Sri Evianty mengungkapkan kebahagiaannya atas capaiannya di PON XX Papua. Dirinya mengaku sangat bangga dan berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk kembali membangkitkan semangat para atlet Muaythai Sulsel di masa yang akan datang.

“Terima kasih banyak kepada pelatih saya, kepada pemerintah dan kepada seluruh masyarakat Sulsel yang telah mendukung kami.” ucap remaja asal kabupaten Bantaeng ini.

Reporter: Ilho
Editor: Ahmad