Tiga Tersangka Baru Korupsi BOK Dinkes Bulukumba Ditahan, BPI KPNPA Apresiasi Kapolda Sulsel

  • Whatsapp
Korwil BPI KPNPA RI wilayah Sulawesi Selatan Amiruddin. (Foto: Istimewa)

SimpulRakyat.co.id, Bulukumba – Perkembangan terbaru Kasus Korupsi BOK Dinas Kesehatan Bulukumba, kembali menyeret tiga tersangka baru.

Berdasarkan Gelar Perkara yang dilaksanakan di Dirkrimsus Polda Sulsel, pada 24 Maret 2021 lalu, penyidik kembali menetapkan tiga orang tersangka, yaitu Plt Kadis Kesehatan 2019 inisial AA, yang sekarang menjabat sebagai Kadis BKPSDM, kemudian IR selaku bendahara pengeluaran Dinkes 2019 dan EH merupakan driver Kadiskes.

Baca Juga

Penetapan tersangka itu dibenarkan Kapolres Bulukumba melalui Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda M Ali SH. Menurutnya, ketiga tersangka tersebut bahkan sudah dilakukan penahanan.

“Untuk kepentingan penyidikan Ketiga tersangka tersebut telah di lakukan penahanan sejak tanggal 29 Maret 2021,” terang Ipda M Ali melalui WhatsAppnya pada Rabu (7/6).

Terkait perkembangan kasus korupsi tersebut, Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), memberikan apresiasi kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam atas pencapaian prestasi penanganan kasus korupsi yang di laporkan BPI KPBPA RI kepada Kapolres Bulukumba dan melalui Tim Unit Tipikor Polres Bulukumba telah berhasil melakukan pengembangan penyidikan atas penyimpangan anggaran pada Dinas Kesehatan Bulukumba.

Apresiasi ini disampaikan oleh Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar disaat dimintai komentar oleh wartawan di kantornya pada Rabu (7/4).

TB Rahmad Sukendar mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Kapolda Sulsel dan Kapolres Bulukumba, Satuan Reskrim melalui Unit Tipikor yang dipimpin Ipda M Ali telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana korupsi di Dinas Kesehatan Bulukumba.

Sebelumnya, dari hasil pengembangan penyidikan oleh Unit Tipikor Polres Bulukumba telah berhasil menetapkan tersangka dan untuk tersangka nya sudah di lakukan Penahanan antara lain terhadap Kasubag Keuangan Sekaligus PPTK Biaya Operasional Kesehatan (BOK).

Dalam kasus ini, tersangka memiliki peran yang sangat sentral yaitu memanipulasi pertanggung jawaban anggaran BOK sehingga negara di Rugikan sebesar 13,4 M.

Sementara itu, Korwil BPI KPNPA RI wilayah Sulawesi Selatan Amiruddin yang dikonfirmasi via WhatsApp juga memberikan apresiasi terkait perkembangan kasus korupsi yang melibatkan pejabat Diknas Bulukumba.

“Kami tentunya sangat mengapresiasi kepada Kapolda Sulsel, Kapolres Bulukumba dan khususnya kepada Unit Tipikor Polres Bulukumba yang telah berhasil menetapkan tersangka baru dalam kasus ini,” pungkas Amiruddin. (*)

Berita Menarik Lainnya