Kades dan Camat Tolak Mediasi Perseteruan Tanah di Bulu Tellue, Ada Apa?

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Plt Kepala Desa Bulu Tellue Agus Muhammad Said dan Camat Tondong Tallasa Muh Imran Fattah, menolak mediasi perseteruan tanah antara MF yang diwakili oleh Bahar MS beserta 2 oknum wartawan D dan MH dengan Saudara JF, pada Jumat, 24 Juli 2020.

Menurut Bahar, bahwa mereka melakukan kunjungan untuk membantu masyarakat meluruskan permasalahan yang terjadi antara MF dengan JF.

Baca Juga

Bahar mengatakan, hal tersebut tidak sesuai prosedur, amburadul dan terjadi kegaduhan saat itu.

“Pak desa saat itu telah siap dengan seluruh perangkatnya, ada Babinsanya, ada Bhabinkamtibmas, ada Kapolsek, ada pak camat, seolah-olah siap untuk menjebak kami,” aku Bahar.

Sementara menurut MH, Kades menuduh spontan kepada para wartawan yang sering datang dua bulan sekali.

“Kenapa LSM dan wartawan dua kali sebulan datang dengan alasan silaturahmi, pak Desa tegaskan ‘saya larang LSM dan wartawan masuk di kantor saya, sekaligus tak mengizinkan’,” jelas wartawan MH menirukan ucapan Agus Muhammad Said.

“Padahal saya dan Pak Bahar ke sana karena adanya masyarakat yang mau dibantu dalam menyelesaikan masalah yang terjadi,” tambah MH.

Setelah dilakukan konfirmasi ke Plt Kepala Desa Bulu Tellue dan Camat Tondong Tallasa mereka mengatakan, bahwa ketiga orang yang datang itu mengaku anggota LSM dan Wartawan, namun 2 di antaranya tidak terdaftar di Kesbangpol dan Infokom.

“Hari itu memang saya mengatakan hal tersebut, bahwa janganmi’ datang kalau tidak jelas tujuan dan arahnya, apalagi bawa surat yang tidak ada stempel, sementara mengaku anggota LSM,” kata Camat Tondong Tallasa Imran Fattah.

Lanjut dikatakan, sebelumnya ia pertanyakan identitas LSM tersebut melalui Kesbangpol Pangkep.

“Mereka itu datang seolah tidak punya etika, katanya mau bela masyarakat, sementara datang di kantor meminta sesuatu dengan alasan silaturrahmi. Dan mereka tidak mau pergi kalau tidak diberi. Makanya saya tanyakan semua identitasnya dan konfirmasi ke Kesbangpol. Jawabannya (dari Kesbangpol Pangkep) tidak ada LSM yang disebutkan saudara Bahar terdaftar di sana,” jelas Imran Fattah.

Senada dengan Camat Tondong Tallasa, Plt Kepala Desa Bulu Tellue Agus Muhammad Said mengatakan, sebelumnya ia mengetahui rencana kedatangan wartawan dan LSM untuk memediasi persoalan tersebut, sehingga ia  melibatkan para aparat setempat.

“Saya waktu itu memang sudah tahu kalau mereka mau datang, jadi saya hubungi semua aparat karena mereka katanya mau mediasi terkait kasus MF dan JF,”

“Tapi kami selaku aparat desa sudah melakukan konfirmasi juga ke JF bahwa jika MF mau datang tanpa perantara siapapun maka JF akan hadir. Tapi ini kan yang datang Bahar Cs dan sudah 2 kali temannya datang untuk interogasi,” imbuh Agus Muhammad Said.

Sementara menurut MH, kedatangan pihaknya ke desa tersebut lantaran mempertanyakan beberapa program yang belum terealisasi.

“Kami datang itu karena banyak masalah di Bulu Tellue, antara lain anggaran traktor 10 unit yang dananya sudah lama cair tapi pengadaannya belum, lapangan sepakbola anggarannya sudah lama juga tapi belum terealisasi dan sudah mengendap selama 3 tahunan, pengadaan alat perbengkelan sudah cair tapi belum ada fisiknya, pembayaran penertiban SPPT sebesar Rp75.000 per orang sudah 3 tahun sampai sekarang belum terbit,” beber dia. (Myta)

DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGKEP

Disarankan Untuk Anda :