SimpulRakyat.co.id, Saumlaki – Mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sony Ratissa, dituntut secara hukum atas pernyataannya mengkritisi kinerja Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, saat masih aktif dulu.

Padahal, sebagai anggota DPRD aktif periode 2014-2019, Sony Ratissa mestinya memiliki hak imunitas sesuai pasal 388 ayat (1) UU No. 17 tahun 2014.

Merasa anaknya diperlakukan secara tidak adil, ibunda Sony Ratissa, Ny Tekla Ratissa (65) angkat bicara. Dia mengatakan, hukum di negeri ini selalu tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Keadilan bagi rakyat kecil sangat sulit didapat apabila sudah bersentuhan dengan penguasa.

“Apa yang dilakukan anak saya (Sony Ratissa) itu, semata-mata hanya untuk masyarakat Tanimbar. Sebagai anggota DPRD aktif yang menyuarakan hak rakyat, kok bisa dituntut secara hukum?,”

“Sebagai seorang ibu saya sangat sedih, saya pikir hukum di negeri ini sudah tidak ada lagi, keadilan untuk rakyat kecil itu sangat sulit. Saya mohon kepada bapak Presiden Jokowi untuk dapat membantu masalah anak saya ini,” pinta Ny Tekla Ratissa.

Selain bermohon kepada Presiden RI Joko Widodo atas masalah anaknya, Ny Tekla Ratissa juga berharap agar dalam proses persidangan hingga putusan nantinya, hakim yang menangani perkara dapat melihat dan menilai secara objektif dari hati nurani dan memutuskan dengan seadil-adilnya.

Disamping itu, istri Sony Ratissa pun turut prihatin atas masalah yang menimpa suaminya. Kepada Simpul Rakyat, Jumat (10/7) kemarin, Leny Rangkoratat (sang istri) menjelaskan bahwa suaminya maupun keluarganya sudah diperlakukan tidak adil sejak masalah tersebut baru dilaporkan ke polisi.

“Saya merasa sejak awal ada yang tidak beres. Beberapa anggota polisi waktu itu datang ke rumah kami dan secara arogan mendesak untuk menghubungi suami saya. Waktu itu pak Sony tidak ada di rumah. Biasanya ada surat panggilan (undangan) dari mereka, tapi ini tidak!,” kata Leny Rangkoratat.

Namun hingga kini, suaminya Sony Ratissa tetap bersikap kooperatif menghadapi semua pihak, bahkan di persidangan saat ini.

Leny berharap, nantinya ada keadilan bagi suaminya dalam menghadapi semua masalah yang menimpanya.

“Harapan saya semoga ada keadilan buat pak Sony suami saya, karena apa yang dilakukan beliau saat masih aktif sebagai anggota DPRD dulu itu semuanya untuk kepentingan rakyat Tanimbar,”

“Kalau nantinya suami saya diputuskan bersalah dan dipenjarakan karena membela hak rakyat, saya iklas. Tapi, sebagai seorang istri pasti merasakan beban hidup yang sangat berat. Anak kami masih sangat kecil dan butuh kehadiran seorang ayah,”

“Saya meminta kepada Pak Presiden Joko Widodo agar membantu memberikan perhatian khusus bagi masalah suami saya ini,” ujar Leny Rangkoratat.

Penulis: Marcel Kalkoy