SimpulRakyat.co.id, Tobelo Halmahera Utara – Seorang siswa teridentifikasi bernama Nining Afenita Sibu (8), harus meregang nyawa alias meninggal dunia setelah tenggelam di pantai desa Posi-Posi Kecamatan Loloda Utara.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara, Iptu Mansur Basing SH kepada wartawan, Jumat (06/03/2020) malam tadi membenarkan kejadian ini.

“Memang benar, pada hari Jumat tanggal 06 Maret 2020 pukul 10.05 Wit, bertempat di pantai wisata desa Posi-posi kecamatan Loloda utara, telah tewas dengan tenggelam seorang anak perempuan atas nama Nining Afentia Sibu, umurnya 8 tahun,” kata Mansur, melalui pesan singkat seluler kepada wartawan.

Juru bicara Polres Halmahera Utara ini juga menambahkan, peristiwa ini terjadi, setelah guru dan siswa melakukan olahraga pagi bersama.

“Pada pukul 07.30 wit, kepala sekolah bersama tiga orang guru, melaksanakan kegiatan olah raga pagi. Setelah itu, para siswa dan guru menuju pantai wisata desa Posi-posi. Kemudian para siswa melanjutkan kegiatan mandi pantai bersama. Karena air pasang dan arus air yg deras, maka 5 siswa terseret arus air ke tangah pantai,” cerita Kasubag Humas.

Dirinya berujar, para guru mencoba menyelamatkan siswa-siswanya yang terseret air laut. Namun tambah dia, ternyata salah satu siswi yang bernama Nining Afentia Sibu, telah tenggelam ke dasar laut.

Masih menurut Iptu Mansur Basing SH, warga kembali mencari jenazah korban. Sayangnya, korban baru kemudian ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa alias meninggal dunia.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Kepolisian Halmahera Utara kini telah mengambil keterangan dari kepala sekolah dan tiga orang guru sekolah tersebut.

Reporter: Reynold