Tiga Tahun Setelah Dibangun, Pasar Tradisional Desa Kalotok Belum Difungsikan

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Luwu Utara – Bangunan pasar tradisional di Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara dinilai mubazir. Pasar yang telah selesai dibangun tiga tahun lalu itu, sampai saat ini belum jua difungsikan.

Menurut hasil pantauan Komando Garuda Sakti (KGS) Lembaga Aliansi Indonesia DPC Luwu Utara di lapangan, bangunan pasar tersebut tampak terbengkalai dan ditumbuhi rumput liar.

Baca Juga

“Bahkan lantai bangunan sudah ada yang retak, padahal tidak pernah ditempati oleh pedagang,” beber Ketua KGS Lembaga Aliansi Indonesia DPC Luwu Utara, Tandi ke media ini, Minggu (19/1/2020).

Sementara itu, Radudi, warga Dusun Kalotok, Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, saat dikonfirmasi terkait bangunan tersebut mengatakan, pasar itu dibangun tahun 2016 silam.

“Namun sampai saat ini, pasar tersebut tidak pernah difungsikan,” lanjut Radudi,

Radudi mengaku, tidak mengetahui alasan pemerintah daerah sampai saat ini Pasar tersebut tidak difungsikan.

“Saya pun berharap pasar tersebut bisa segera difungsikan, agar bangunannya tidak mubazir. Kami berharap pemerintah Daerah tidak berdiam diri dan cepat fungsikan agar tidak Mubazir Sekarang saja sudah tidak terurus,” ujar Radudi.

Lanjut Ketua KGS Lembaga Aliansi Indonesia DPC Luwu Utara, Tandi mengatakan, bangunan pasar tradisional hendaknya segera difungsikan.

“Bangunan pasar tersebut diperuntukkan untuk apa, jika pasar itu untuk masyarakat, atau kepentingan umum lainnya mestinya secepatnya difungsikan, bukan dijadikan untuk tempat perkumpulan para hewan,” tandas dia.

Disinggung apa yang menjadi kendala hingga belum difungsikannya bangunan tersebut, Tandi menjawab, mungkin akan digunakan oleh para pedagang jika bangunan itu diperuntukan untuk pedagang.

“Perlu diketahui bahwa hal ini bukan kesalahan pedagang, sehingga pasar ini tidak difungsikan, dan jangan heran jika bangunan ini terlantar itu karena terjadi pembiaran dari Pemkab Luwu Utara sendiri,” ujar Tandi. (MBR)

Disarankan Untuk Anda