Nunggak Listrik 3-9 Bulan, Sejumlah Dinas/Badan Hingga Kediaman Bupati Kepulauan Tanimbar Ditagih PLN

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Saumlaki – Baru-baru ini, PT PLN (Persore) cabang Saumlaki mengeluarkan surat tagihan listrik kepada sejumlah kantor Dinas/Badan Kabupaten Kepulauan Tanimbar karena belum memenuhi kewajibannya membayar tagihan listrik kepada PLN. Tunggakan tersebut bervariasi, mulai dari tunggakan 2 bulan hingga 9 bulan.

Surat resmi yang ditandatangani Manager PT PLN (persero) cabang Saumlaki (Muh. Ichlas Fattah) itu, langsung ditujukan kepada Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, pada tanggal 13 November 2019.

Baca Juga

Dalam surat tersebut, pihak PLN meminta kepada Fatlolon, agar memberitahukan kepada Dinas/Badan yang telah menunggak pembayaran listrik (termasuk Kantor Bupati KKT), agar segera membayar tagihan listrik kepada PLN. Nominal tagihan yang tercantum di dalam surat tersebut cukup fantastis, dengan jumlah keseluruhan hampir mencapai 300 juta rupiah.

Belum tahu apa penyebab terjadinya tunggakan pembayaran listrik pada Dinas/Badan Pemkab Kepulauan Tanimbar itu, namun diduga akibat pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terkesan morat-marit.

Inilah daftar tagihan Kantor-Kantor Pemda KKT yang belum membayar listrik kepada PT PLN (Persero) cabang Saumlaki.

  1. Kantor Penanaman Modal, tunggak 3 bulan (Rp.6.913.587).
  2. Kantor UPTD Samsat Cab. Saumlaki, tunggak 2 bulan (Rp.1.540.376).
  3. Kantor Kipraswil KKT, tunggak 2 bulan (Rp.6.170.043).
  4. Kantor Dispemda KKT, tunggak 2 bulan (Rp.17.534.127).
  5. Kantor Badan Kesbanglinmas, tunggak 2 bulan (Rp.4.724.773).
  6. Kantor Perpustakaan KKT, tunggak 2 bulan (Rp.7.627.053).
  7. Kantor Badan Pengelolaan Perbatasan, tunggak 3 bulan (Rp.12.096.453).
  8. Kantor Bupati KKT, tunggak 2 bulan (Rp.32.435.822).
  9. Bagian Umum Setda KKT, tunggak 2 bulan (Rp.18.225.216).
  10. Rumah Dinas Bupati KKT, tunggak 2 bulan (Rp.5.982.672).
  11. Rumah Dinas Wakil Bupati KKT, tunggak 4 bulan (Rp.7.925.482).
  12. Rumah Dinas Sekda KKT, tunggak 2 bulan (Rp.5.328.998).
  13. Rumah Dinas Sekda 02, tunggak 2 bulan (Rp.2.123.580).
  14. Pendopo Bupati KKT, tunggak 2 bulan (Rp.1.426.326).
  15. Gedung Kesenian Saumlaki, tunggak 2 bulan (Rp.3.879.620).
  16. RSUD PP. Magretti, tunggak 3 bulan (Rp.56.154.500).
  17. Puskesmas Saumlaki, tunggak 2 bulan (Rp.550.920).
  18. Taman Kota Saumlaki, tunggak 5 bulan (Rp.4.437.382).
  19. Pabrik ES Pasar Omele Saumlaki, tunggak 3 bulan (Rp.15.507.643).
  20. PJU Saumlaki, tunggak 3 bulan (Rp.43.340.712).
  21. PJU Sifnana, tunggak 3 bulan (Rp.27.247.587).
  22. PJU Adaut, tunggak 4 bulan (Rp.4.854.024).
  23. PJU Pemda KKT, tunggak 4 bulan (Rp.2.876.132).
  24. PJU Seira, tunggak 9 bulan (Rp.10.921.554).

Total secara keseluruhan, Rp.299.834.582.

Yang cukup menarik perhatian publik adalah kediaman Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kepulauan Tanimbar juga turut menunggak pembayaran listrik. Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan kenapa para Pejabat Daerah Lupa Bayar Listrik.

Selain itu, dalam surat Tagihan Rekening Listrik tersebut pihak PT. PLN (Persero) cabang Saumlaki menyarankan kepada Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, agar turut membantu PLN dalam menyediakan tenaga listrik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan membayar listrik tepat waktu, terutama bagi kantor-kantor dibawah Pemerintahan Fatlolon saat ini.

Penulis: Marcel Kalkoy

Disarankan Untuk Anda