Pemuda Kali Upa Nekat Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

  • Whatsapp
Korban gantung diri di desa Kali Upa

SimpulRakyat.co.id, Tobelo Halmahera Utara – Diduga karena kecewa dengan saudara-saudara yang tidak memberikan perhatian pada saat dirinya jatuh sakit, seorang pemuda desa Kali Upa kecamatan Tobelo Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban yang teridentifikasi bernama Yoksan Barakati (22), sehari-hari berprofesi sebagai sopir.

Baca Juga

Kejadian bunuh diri ini dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Halmahera Utara, Aiptu Hopni Saribu.

“Memang benar, telah terjadi kejadian bunuh diri di desa Kali Upa, hari Minggu sore tadi,” kata Aiptu Hopni Saribu kepada wartawan, Minggu (13/10) malam tadi.

Dia juga menjelaskan, dari pemeriksaan saksi-saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terungkap, diduga korban kecewa.

“Dari keterangan Nelci Barakati (44) yang juga merupakan keluarga dekat, korban diduga kecewa. Karena selama beberapa bulan menderita sakit, korban tidak pernah dijenguk oleh saudara-saudaranya yang lain,” jelas Kasubag Humas.

Sebab itu, oleh pihak keluarga, melalui surat pernyataan telah menolak untuk melakukan autopsi.

“Karena sudah diterima sebagai sebuah kematian, maka kejadian bunuh diri ini oleh pihak keluarga, menolak untuk melakukan autopsi,” ucap Hopni Saribu.

Reporter: Reynold

Disarankan Untuk Anda