SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Debat perdana pasangan calon (Paslon) Pilkada Pangkep rencananya digelar malam ini, Kamis (24/10/2024).

Namun, hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep belum memberikan pengumuman resmi terkait pelaksanaan debat tersebut melalui kanal media sosial mereka.

Ironisnya, informasi tentang debat justru tersebar lebih dulu melalui jaringan Tim Sukses Paslon dan mitra pihak ketiga seperti Fajar TV, yang menjadi media partner acara.

Publik hanya mengetahui agenda ini dari flyer digital yang beredar, bukan dari lembaga penyelenggara secara langsung.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Pangkep sekaligus Founder Voice Of Democrazy, Rohani, melayangkan kritik keras atas ketidaktransparanan KPU.

“Saya heran, mengapa informasi penting seperti visi-misi Paslon dan jadwal debat tidak dipublikasikan lewat media sosial resmi mereka? Untuk apa punya akun resmi kalau bukan untuk menyampaikan informasi krusial seperti ini?” ujar Rohani dalam pernyataan tertulisnya kepada Simpul Rakyat, Kamis (24/10).

Menurut Rohani, akun resmi KPU Pangkep lebih sering memuat unggahan ucapan peringatan hari-hari besar, seperti Hari Santri dan ulang tahun pimpinan, dibandingkan informasi penting tahapan pemilu.

“Seharusnya tema debat perdana diumumkan agar publik bisa menilai dan mengukur kualitas para Paslon,” imbuhnya.

Kritik terhadap Bawaslu

Selain KPU, Rohani juga menyoroti peran Bawaslu Pangkep.

“Bawaslu mestinya ikut mengawasi dan mengingatkan KPU agar menjalankan tugas dengan baik. Jangan hanya fokus berburu akun ASN yang melanggar aturan kampanye di media sosial, tapi abai terhadap kinerja KPU,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa informasi seputar tahapan pilkada merupakan hak publik.

“Anggaran Pilkada berasal dari APBD Pangkep. Sebagai pemilih, masyarakat berhak mendapatkan informasi memadai sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegas Rohani.

Ia menilai, minimnya sosialisasi di era digital saat ini merupakan kemunduran.

“Facebook dan Instagram KPU Pangkep bahkan belum memposting infografis terkait visi-misi Paslon hingga sekarang. Ini sangat disayangkan dan menjadi cermin buruk pengelolaan informasi publik,” tutup Rohani.

Debat malam ini akan menjadi sorotan, mengingat kritik yang dilayangkan kepada penyelenggara. Masyarakat berharap KPU Pangkep bisa segera memperbaiki transparansi informasi demi kepentingan bersama. (*)