SimpulRakyat.co.id, Gosowong Halmahera Utara – Menamakan diri mereka Aliansi Tarik Mandat (ATM), puluhan orang melakukan aksi di samping Pos Pengamanan milik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Dalam orasinya, mereka meminta kepada Presiden Joko Widodo, guna mencabut izin beroperasi perusahan tersebut. Pasalnya, bagi pendemo, selain tidak menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat lingkar tambang, perusahan yang berkesplorasi di bidang pertambangan emas ini, juga dinilai banyak membuat kesenjangan.

“Kami mendesak Presiden Jokowi, agar segera mencabut izin PT NHM, karna tidak memberikan dampak Positif. Yang ada adalah masalah menghasilkan masalah,” teriak Alfajri A Rahman, salah satu koordinator lapangan dari massa aksi, dalam orasinya.

Selain itu, ATM juga meminta pihak perusahan, untuk bisa menjelaskan persoalan uang 350 Juta, yang terbagi di semua desa, di  lima kecamatan lingkar tambang.

“PT NHM harus menjelaskan 350 Juta yang terbagi di semua Desa lima kecamatan lingkar tambang,” pinta Alfajri tegas.

Sekedar diketahui, Pernyataan sikap yang dibacakan, selanjutnya diserahkan kepada perwakilan PT NHM, yang selanjutnya akan diserahkan ke Manager perusahan yang berpusat di Gosowong ini.

Sementara, 5 kecamatan lingkar tambang antara lain, kecamatan Kao Utara, Kao Barat, Kao, Malifut dan Kao Teluk.

Reporter: Reynold