SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelataran Masjid Agung Jeneponto saat Bupati Jeneponto, Paris Yasir, secara resmi melepas keberangkatan 345 calon jemaah haji, Kamis (29/5/2025).
Dalam prosesi pelepasan yang digelar pagi hari itu, hadir sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Islam Iskandar, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Jeneponto, pimpinan OPD, serta tokoh agama dan keluarga para jemaah yang tampak tak kuasa menahan haru.
“Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi kita semua, khususnya para jemaah calon haji yang akan memenuhi panggilan Allah SWT. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, menjadi haji yang mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat,” ujar Paris Yasir dalam sambutannya.
Bupati juga menyinggung tema pelaksanaan haji tahun ini, “Haji Ramah Lansia”, sebagai bentuk kepedulian terhadap jemaah berusia lanjut. Dari 345 calon haji asal Jeneponto, sebanyak 95 orang di antaranya telah berusia di atas 65 tahun.
“Kami harap ini menjadi perjalanan spiritual yang tak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi momen untuk memperbaiki karakter dan akhlak. Jaga kekompakan, saling membantu di Tanah Suci, dan jangan lupa, doa-doa Bapak dan Ibu sangat kami harapkan untuk kemajuan daerah kita tercinta,” lanjutnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Jeneponto, Abdul Rahmat, dalam laporannya menyebutkan bahwa 345 calon jemaah haji tersebut terdiri dari 129 laki-laki dan 216 perempuan. Mereka akan diterima oleh Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) Kementerian Agama Sulawesi Selatan pada Kamis malam pukul 20.00 WITA.
Selanjutnya, jemaah tergabung dalam Kloter 40 Embarkasi Makassar dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada Jumat malam, 30 Mei 2025, dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Sementara itu, Plt Kepala Kementerian Agama Jeneponto, Solihin, menegaskan bahwa perhatian khusus akan diberikan kepada jemaah lansia dalam rangka mewujudkan layanan haji yang ramah dan inklusif.
Sebagai penutup, acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Kasi Bimas Kemenag Jeneponto, Baharuddin Awing, memohon kelancaran dan keselamatan seluruh jemaah hingga kembali ke tanah air.


Tinggalkan Balasan