SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat untuk Indonesia, Christopher Green, guna membahas berbagai peluang kerja sama dalam memperkuat kemitraan antara kedua pihak.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Makassar pada Senin (10/3/2025), menyatakan bahwa pembahasan dengan Konjen AS mencakup beberapa sektor strategis, terutama di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan ekspor produk lokal ke pasar internasional.
“Kami menjajaki peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Amerika Serikat, terutama dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, serta pengembangan ekspor produk lokal ke pasar internasional,” ujar Munafri.
Ia menekankan pentingnya kerja sama di bidang pendidikan, termasuk kemungkinan adanya beasiswa bagi mahasiswa asal Makassar untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat serta program pertukaran pelajar.
“Kami ingin kerja sama diperkuat di bidang pendidikan, seperti dengan adanya beasiswa kuliah di Amerika Serikat atau program pertukaran pelajar,” kata Munafri.
Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama di sektor ketenagakerjaan. Ia berharap dapat menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat agar tenaga kerja asal Makassar memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang.
“Amerika Serikat merupakan negara dengan berbagai sektor industri maju, dan ini bisa menjadi peluang bagi tenaga kerja asal Makassar untuk berkembang,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut mengangkat potensi ekspor Makassar ke Amerika Serikat yang masih perlu dikembangkan. Ia menekankan perlunya pendampingan bagi para pelaku UMKM agar produk mereka bisa memenuhi standar internasional dan bersaing di pasar ekspor.
“Kami harap produk kerajinan UMKM dari Kota Makassar benar-benar bisa diekspor langsung ke Amerika Serikat. Para pelaku UMKM ini butuh pendampingan standarisasi internasional produknya agar bisa masuk ke pasar ekspor,” tambahnya.
Salah satu sektor unggulan yang dinilai berpotensi besar untuk diekspor ke Amerika Serikat adalah perikanan, khususnya udang. Menurut Munafri, selama ini hasil perikanan Makassar lebih banyak diekspor ke Jepang, sementara pasar Amerika Serikat masih belum tergarap secara maksimal.
“Makassar memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, terutama udang. Saat ini, ekspor lebih banyak ke Jepang, sementara peluang ke Amerika Serikat masih terbuka lebar. Kami berharap ada kerja sama lebih lanjut untuk memperluas pasar ekspor ini,” ucapnya.
Sementara itu, Konjen Amerika Serikat, Christopher Green, menyambut baik gagasan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mendukung upaya Makassar dalam meningkatkan sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan perdagangan internasional.
“Kami melihat potensi besar di Makassar, baik dalam sektor pendidikan maupun perdagangan. Amerika Serikat selalu terbuka untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk dalam bentuk beasiswa, pelatihan tenaga kerja, serta pendampingan bagi UMKM agar dapat memenuhi standar ekspor ke Amerika Serikat.
“Kami akan berupaya menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut, baik dalam bentuk beasiswa, pelatihan tenaga kerja, maupun pendampingan bagi UMKM agar bisa memenuhi standar ekspor ke Amerika Serikat,” tutur Christopher.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan bilateral antara Makassar dan Amerika Serikat, serta membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia di kota ini. (**)


Tinggalkan Balasan