SimpulRakyat.co.id, Sulawesi Tenggara – Koordinator wilayah (Korwil) Sulawesi dan Kalimantan PT Lima Cahaya Indonesia, Amar Prayoga, mengatakan penyelesaian aset jaminan fidusia tak boleh meninggalkan masalah penanganan.
Hal itu disampaikan Amar saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Sulawesi Selatan media Grup Target Berita, Muhammad Anwar di Komplek Penginapan Arroyan, Kelurahan Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (6/7/2024).
“Kami berusaha menyelesaikan aset jaminan fidusia tanpa meninggalkan masalah penanganan, lebih prioritas diselesaikan di kantor dari pada di jalan,” kata Amar.
“Tetap tersenyum walau konsumen garang, selalu antar nasabah pulang tak perlu telpon keluarga atau rekan, ini yang saya selalu sampaikan ke tim di lapangan,” tambah dia.
Lanjut dikatakan, dalam menangani masalah fidusia, pihaknya mengarahkan nasabah ke kantornya untuk dibicarakan.
“Jika ada nasabah mengalami penunggakan aset jaminan fidusia, arahkan saya ke kantor sambil menikmati kopi dan tersenyum,” ujar Amar.
“Tetap solid menjaga amanah kepercayaan dari pemberi kuasa,” pungkas Amar Prayoga. (AB)


Tinggalkan Balasan