Jakarta, SimpulRakyat.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online Ngobrol Bareng Legislator pada Kamis, 08 Februari 2024 dengan mengusung tema: “ Literasi Digital Untuk Pemilu Damai”. Dalam seminar yang diselenggarakan melalui platform zoom meeting Kementerian Kominfo dan DPR RI mengundang narasumber yang ahli pada bidangnya, Narasumber pertama Rachel Maryam Sayidina yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, narasumber ketiga Ir. Mochamad Hadiyana, M.Eng selaku Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi dan narasumber yang terakhir Danis Wahidin, S.Ip, M.Ip selaku Dosen UPN Veteran Jakarta.
Seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang didukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.
Pemaparan pertama dibuka oleh oleh Ibu Rachel Maryam Sayidina dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa didunia modern sosial, keberadaan ruang-ruang digital memiliki dampak siginifikan terhadap dinamika sosial masyarakt. oleh karena itu pentingnya untuk menjaga suasana ruang digital agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan nilai-nilai sosial yang ada.
Lebih lanjut Ibu Rachel Maryam Sayidina juga menyampaikan bahwa “ pesta demokrasi seharusnya dilaksanakan dengan riang gembira dan semangat yang positif, bukan menjadi ajang saling menjelekkan, menyebarkan fitnah, dan menyebarkan hoax. Penting bagi kita untuk menjaga suasana ini dan menjadikan pesta demokrasi sebagai momentum untuk berdiskusi secara positif, saling mendengarkan, dan membentuk pemahaman yang baik bersama-sama.
Dengan demikian, dapat memastikan bahwa proses demokrasi dapat memperkuat persatuan dan semangat positif dalam Masyarakat”. Ibu Rachel Maryam juga mengajak untuk bersama-sama menjaga suasana kerukunan dan kebersamaan agar pesta demokrasi benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat..
Pemaparan kedua disampaikan oleh Bapak Ir. Mochamad Hadiyana, M.Eng dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa ” Pemilu damai merupakan suatu proses pemilihan wakil raykat atau pemimpin negara melalui pemungutan suara dalam suasana aman, tertib, dan taat hukum selama proses pemilihan berlangsung”. Selain itu bapak Rachmanda juga mengajak masyarakat terkhusus pemilih muda untuk menciptakan pemilu dan pemilihan serentak pada tahun 2024 dengan damai serta dapat menyentuh rasa kepedulian generasi muda terhadap masa depan negara melalui isu-isu strategis yang sesuai dengan minat masing-masing.
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Bapak Danis Wahidin, S.Ip, M.Ip, dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa ”pentingnya literasi digital terkait pelaksanaan pemilu 2024 agar menambah pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan pemilu dan juga menjaga integrasi dan keamanan proses pesta demokrasi. Selain itu Bapak Danis Wahidin juga menyampaikan bahwa penggunaan teknologi digital juga harus di manfaatkan dengan baik terutama dalam menghadirkan pemilu yang damai, aman dan nyaman. Bapak Danis Wahidin juga meminta masyarakat untuk membentengi diri dari berbagai isu-isu yang menyesatkan, seperti isu-isu negatif yang dapat merusak hubungan antar masyarakat.
Seluruh peserta terlihat begitu kondusif dan juga aktif dalam menyimak materi yang di paparkan oleh para narasumber, Setelah pemaparan materi dari keempat narasumber, moderator memfasilitasi untuk sesi tanya jawab. Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta kepada para narasumber.


Tinggalkan Balasan