SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Menyikapi rencana Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel melaporkan ulah oknum staf SMAN 5 Makassar diduga melecehkan profesi wartawan, Pimpinan Umum Simpul Rakyat, Muhammad Agus turut angkat suara.
Menurut Agus, rencana PWI Sulsel melaporkan oknum SMAN 5 Makassar ke pihak berwajib perlu diapresiasi sebagai upaya menjaga marwah wartawan di Sulsel.
“Rencana melaporkan si Becce ke pihak berwajib oleh PWI Sulsel patut didukung oleh masyarakat Pers, pasalnya oknum tersebut telah mencoreng citra wartawan,” kata Agus ke media ini di Pangkajene, Jumat (1/10).
Kendati demikian, kata Agus, organisasi wartawan juga harus mengintropeksi diri, jangan sampai ada oknum anggotanya seperti yang dimaksud si Becce tersebut.
“Organisasi wartawan juga baiknya mengkroscek apakah benar yang dikatakan si Becce, jangan sampai memang ada oknum atau orang mendompleng di profesi wartawan yang menerima amplop dengan modus silaturahmi atau wawancara sebagaimana dikatakan si Becce itu,” tambah Agus.
Pada kesempatan ini, Agus juga menyesalkan ulah oknum SMAN 5 Makassar itu, menurutnya jika ada oknum wartawan yang melakukan tindakan tercela, sebaiknya menghubungi media dimana dia bekerja. Bukan menggeneralisir para wartawan.
“Jika ada oknum wartawan yang dinilai melanggar kode etik, sebaiknya dilaporkan ke media dimana ia bekerja, bukan menuduh semua wartawan begitu. Jelas pernyataan si Becce melukai hati kalangan wartawan profesional,” ketus Pimpinan Umum Simpul Rakyat ini.
Sekadar diketahui, sebelumnya beredar video berdurasi 2 menit 46 detik, seorang oknum SMAN 5 Makassar yang mengaku bernama “Becce” kerap menghadapi wartawan yang mengunjungi sekolah tersebut.
“Saya yang selalu hadapi wartawan, tidak pulang kalau tidak dikasi amplop, apa namanya itu, kalau bukan pungli,” ucap oknum yang mengaku tahu keuangan SMAN 5 Makassar tersebut.
Menyikapi video tersebut, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Usdar Nawawi mengatakan hal ini melukai hati seluruh wartawan di Kota Makassar, bahkan di Indonesia.
“Apalagi Ibu Becce tidak menyebut oknum, tetapi mengatakan wartawan,” jelas Usdar Nawawi sebagaiman dilansir dari Bugispos.com, Kamis kemarin.
Berdasarkan informasi, Ketua Seksi Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Ismail Situru telah melakukan investigasi di SMA Negeri 5 Makassar bersama tim.
“Saya juga sudah menelpon yang bersangkutan (Ibu Becce) yang ada di dalam video tersebut, bahkan kami memberikan kesempatan kepada beliau 1×24 jam untuk datang ke kantor PWI Sulsel untuk meminta maaf kepada teman-teman wartawan atas pernyataan beliau yang merendahkan dan menghalangi teman-teman wartawan untuk melakukan wawancara,” kata dia.
“Kalau dalam 1×24 jam Ibu Becce tidak datang dan merespon baik panggilan kami di Kantor PWI Sulsel, kami akan laporkan beliau ke pihak berwajib,” tutup Ismail Situru.
Reporter: M Arif
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan