SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengapresiasi para petani yang telah berperan besar memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama pandemi Covid-19, serta peningkatan ekspor produk-produk pertanian Tanah Air.

Hal itu disampaikan Jokowi saat melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8).

“Saya ingin menyampaikan penghargaan, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku-pelaku usaha agrobisnis, dan pemangku kepentingan pertanian lainnya yang selama masa pandemi telah bekerja keras, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga telah berhasil meningkatkan ekspor produk-produk pertanian,” ungkap Kepala Negara dikutip dari laman Presidenri.go.id.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, ekspor komoditas pertanian melalui 17 pintu ekspor melalui bandar udara dan pelabuhan laut di berbagai daerah sebagai tanda kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi.

“Hari ini kita akan lakukan ekspor komoditas pertanian secara serentak dari 17 pintu ekspor melalui bandar udara dan pelabuhan laut di berbagai daerah di Indonesia sebagai momentum penguatan ekspor komoditas pertanian Indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam laporannya menjelaskan, nilai total ekspor dalam kegiatan yang bertajuk Merdeka Ekspor Pertanian Tahun 2021 tersebut mencapai Rp7,29 triliun.

“Ekspor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebesar 627,4 juta ton, nilainya Rp 7,29 triliun, meliputi komoditas yang pertama perkebunan 564,6 juta ton, tanaman pangan 4,3 juta ton, hortikultura 7,2 juta ton, peternakan 4,0 juta ton, dan beberapa komoditas lainnya,” kata SYL yang hadir di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Diketahui, ekspor pertanian tersebut akan dikirimkan ke sejumlah negara tujuan ekspor seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain.

Adapun 17 pintu ekspor Indonesia yang menjadi tempat pelepasan ekspor komoditas pertanian secara serentak, yakni Pelabuhan Laut Kariangu Balikpapan, Pelabuhan Laut Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Laut Dumai Pekanbaru, Pelabuhan Laut Panjang Bandar Lampung, Pelabuhan Laut Belawan Medan, Pelabuhan Laut Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Laut Boom Baru Palembang, Pelabuhan Laut Batu Ampar Batam, Pelabuhan Udara Soekarno Hatta Banten, Pelabuhan Laut Tanjung Mas Semarang, Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin, Pelabuhan Talang Duku Jambi, Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Pelabuhan Laut Dwikora Pontianak, dan Pelabuhan Laut Bitung Manado. (*)

Reporter: Abd Gaffar
Editor: Sukma Paramita