AMPI Tegaskan Penjaringan Balon Ketua DPD II Golkar Harus Sesuai AD/ART

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Luwu – Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD II Golkar Kabupaten Luwu mulai dibuka di sekretariat Golkar, desa Senga Selatan, kecamatan Belopa, kabupaten Luwu, pada Rabu (17/2/21) siang.

Panitia penjaringan, Gazali mengungkapkan mekanisme pendaftaran yang dilakukan partai berlambang pohon beringin itu.

Baca Juga

“Pendaftaran dibuka oleh Panitia Penjaringan mulai tanggal 17 hingga 20 Februari 2021, dan dilanjutkan pengembalian formulir dan pemasukan berkas tanggal 22 – 23 Februari 2021,” kata Chali sapaan akrabnya

“Pengambilan Formulir pendaftaran Bakal calon ketua golkar Luwu sedianya mengambil formulir tanpa diwakilkan. Namun jika harus diwakilkan karena ada hal yang lebih penting, maka kesepakatan panitia penjaringan adalah membuat bakal calon membuat surat kuasa pengambilan,” lanjut Chali.

Namun, berdasarkan pantauan, proses pendaftaran nampaknya memunculkan polemik. Menurut Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Luwu, Agus Usman, sejumlah aturan dianggap melenceng dari AD/ART Golkar.

“Yang kami soal adalah mekanisme pengambilan formulir yang harus membawa surat kuasa. Nah, ini menurut kami tidak mengacu pada AD/ART ataupun Juklak Musda Golkar,” ungkap Fungsionaris AMPI Luwu ini.

Lanjut Agus menyampaikan jika panitia tidak usah memunculkan aturan yang sifatnya mengada-ada.

“Seharusnya panitia penjaringan tidak semestinya memunculkan syarat-syarat yang kami anggap tidak sesuai PO dan terkesan mengada-ada, seperti lampiran surat kuasa dari bakal calon, ataukah panitia yang ada sekarang ini memang tidak lagi independen dan cenderung tendensius,” tandas Agus

AMPI Luwu kemudian berharap mekanisme penjaringan tersebut diperbaiki, agar tidak ada yang saling mencederai.

“Kami AMPI Selaku organisasi yang dibentuk oleh Golkar ingin Golkar Luwu kembali berjaya,” harap Agus.

“Untuk parasesepuh partai golkar yang kebetulan menjadi penanggung jawab musda di Luwu. AMPI berharap semoga hasrat ingin merebut kembali kejayaan partai golkar di Luwu tidak dicederai dengan ulah panitia membuat mekanisme penjaringan yang mengada-ada,” kuncinya.

Berita Menarik Lainnya