SimpulRakyat.co.id, Luwu – Seorang Nenek SD dimakamkam setelah tewas tertimpa tabung oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah Baftara Guru, Kabupaten Luwu, Sulawesi selatan pada Minggu, sore kemarin.
Pemakaman SD digelar di TPU Bungkang, desa Binturu, Kabupaten Luwu dengan dihadiri keluarga, kerabat, kepala desa setempat serta anggota dewan di wilayah tersebut, pada Senin, (28/9/2020) siang.
Salah seorang Kerabat korban, JP, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia kemudian menceritakan kronologi kejadian kepada reporter simpulrakyat.co.id.
“Kemarin pagi dia turun (ke rumah sakit) besuk cucunya, Upi, yang melahirkan disana, pas di RS, dia baring dekat tabung. Tidak tau kenapa tabung itu jatuh, kena kepalanya jadi pendarahan,” kata JP saat dikonfirmasi.
Direktur RSUD Batara Guru, Daud Mustakim saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut, ia mengakatan jika kejadian tersebut merupakan sebuah musibah.
“Terkait Musibah ini, kami sudah amanahkan ke Jajaran kami di RS. Kabid, Pak. H. Paijo,” katanya saat dikonfirmasi via whatsapp.
Lanjut diceritakannya, “nenek sekitar 75 tahun, yang menjaga cucu nya yang habis Sectio. Nenek ini tidur di bawa Lantai, ada cicit nya ini main di atas ranjang kosong yang di sampingnya ada Tabung oksigen. kesenggol mungkin, rebah itu tabung dan terjatuh kena kepalanya Nenek, lalu Perdarahan, sempat di bawa ke UGD. Sekitar 30 menit di UGD, Meninggal,” ungkapnya.
Nenek SD kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di ruangan Unit Gawat Darurat selama 30 menit. Atas kejadian tersebut, pihak rumah sakit berharap kecelakaan tersebut tidak terulang kembali.
“Semoga ini kejadian Pertama dan terakhir,” kuncinya. ( M. Fatwa )


Tinggalkan Balasan