SimpulRakyat.co.id, Saumlaki – Humas Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dinilai kurang profesional dalam menyampaikan informasi kegiatan konferensi pers Jumat (3/7) kemarin kepada wartawan.
Pasalnya, undangan konferensi pers Gugus Tugas KKT tersebut disampaikan bukan melalui sebuah undangan normatif namun hanya melalui sambungan telepon kepada oknum wartawan tertentu dan berharap untuk dilanjutkan ke wartawan lain. Akibatnya, banyak wartawan yang tidak sempat ikut dalam kegiatan tersebut.
Ketua Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rolland Futwembun, kepada Simpul Rakyat, mengatakan bahwa cara kerja humas Gustu KKT tersebut seolah-olah disengaja untuk mengaburkan para wartawan.
“Kami kecewa karena ini bukan baru sekali, sudah terjadi berulang kali kepada wartawan KKT. Baik itu informasi dari humas Pemda maupun humas Gustu kemarin. Saya nilai, ini suatu cara mengaburkan para wartawan disini. Harusnya, mereka sadari bahwa informasi mengenai dibuka kembalinya jalur perhungan (bandara) itu penting untuk disampaikan ke publik,” ucap Futwembun.
Cara kerja yang terkesan pilih kasih dan mempermainkan para wartawan ini, kata Futwembun, pernah dilakukan saat ingin menempatkan wartawan menemani ketua Gugus Tugas ke kecamatan dan desa-desa.
“Humas Pemda dan Humas Gustu selalu mempermainkan wartawan Tanimbar. Contohnya, awal penunjukan wartawan untuk mendampingi Ketua Gustu dalam menjalankan tugas, akhirnya terjadi persoalan dan kita semua ketemu Bupati dan Sekda baru kemudian kita semua Wartawan Tanimbar diakomodir,”
“Bukti berikut, kemarin konferensi pers oleh kadis kesehatan atas undangan Humas Gustu yang menurut saya bukan undangan untuk semua wartawan Tanimbar, tapi undangan untuk pribadi wartawan atas undangan Kadis Kominfo tapi ternyata klarifikasi dari kadis Kominfo berbeda,” ungkap Futwembun.
Dia berharap, cara kerja seperti ini tidak boleh lagi terjadi di kemudian hari, karena setiap informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KKT sangat penting untuk disampaikan ke masyarakat.
“Harapan saya, cara-cara seperti ini harus dirubah. Masyarakat penuh dengan ketakutan akan wabah ini dan butuh informasi dari gugus tugas yang punya kewenangan. Dalam konferensi pers itu, wartawan bisa menanyakan apa saja yang dibutuhkan untuk disampaikan kepada publik, jadi jangan bikin kabur kerja wartawan dengan cara-cara yang tidak profesioanl,” sambungnya.
Selain itu, wartawan Dharapos.com, Simon Lolonlun, mengaku dihubungi Kadis Kominfo KKT melalui sambungan telepon saja pada Jumat (3/7) pukul 16.37 WIT dan meminta untuk menyampaikan informasi tersebut kepada para wartawan lain.
“Saya di telepon Kadis Kominfo sekitar jam 16.37 wit. Sama denga pak Rolland. Beliau minta hadir tetapi saya bilang tidak bisa hadir karena lagi sakit. Beliau minta informasikan kepada rekan-rekan untuk hadir sekarang. Paling terlambat 30 menit untuk wawancara Kadis Kesehatan dan Asisten yang membidangi. Setelah itu saya sampaikan untuk rekan-rekan di group.” katanya.
Kekecewaan terhadap kinerja Humas Gustu KKT ini juga disampaikan wartawan Spektrumonline.com, Melkias Samangun. Dia bahkan mengimbau kepada Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, selaku ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 KKT agar segera mengevaluasi bagian humas Gustu KKT yang dianggap kurang profesional.
“Saya harap bupati selaku ketua Gugus Tugas segera evaluasi kinerja Humas Gustu ini karena tidak profesional dalam bekerja. Undangan konferensi per itu minimal di ketik dan disebarkan, bukan telepon satu-dua orang dan berharap untuk dilanjutkan. Ini namanya tidak profesional!,”
“Kami butuh kerja sama yang baik dari mereka agar setiap informasi dapat disampaikan ke publik. Tapi kalau kerja seperti ini dan mengaburkan kerja kami maka perlu dievaluasi. Saya berharap Bupati bisa melihat hal ini,” ujar Samangun.
Disamping itu, Humas Gustu KKT yang dikomandoi Kepala Dinas Kominfo Pemkab Kepulauan Tanimbar, Andre Kurniawan, kepada media ini, mengatakan bahwa informasi jadwal kegiatan konferensi pers Gugus Tugas KKT kemarin telah disampaikan kepada beberapa oknum wartawan dan meminta untuk melanjutkannya kepada para wartawan lain.
“Untuk kegiatan Konferensi Pres kemarin telah dilaksanakan dan informasi saya sampaikan melalui Bapak SL, Bapak RF dan Ibu YS. Melalui mereka saya minta untuk diteruskan kepada rekan-rekan media yang lain dan waktu serta tempat juga saya informasikan dengan jelas,” kata Kurniawan.
Namun pernyataan Kadis Kominfo KKT tersebut dibantah keras oleh Rolland Futwembun.
“Saya di telepon Kadis Kominfo sekitar jam 17.30 wit untuk hadis di Kantor Dinas Kesehatan karena akan dilakukan konferensi pers oleh kadis kesehatan tanpa meminta kepada saya untuk menyampaikan kepada rekan – rekan wartawan lainnya,” tegas Futwembun. (47)


Tinggalkan Balasan