Gelar Pasar Murah, Pemkab Kepulauan Tanimbar Lalai Terapkan Protokol Covid-19

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Saumlaki – Kegiatan pasar murah yang digelar Pemkab Kepulauan Tanimbar melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di tengah pandemi virus corona (COVID 19) sangat menarik minat warga setempat.

Warga yang datang ke lokasi berdesak-desakan untuk mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga dinilai tidak mematuhi imbauan protokol kesehatan Covid-19, yaitu menjaga jarak serta larangan berkerumun di tempat umum.

Baca Juga

Pasar murah untuk menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 itu berlokasi di pelataran pertokoan Yamdena Plaza kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada kamis (21/5) siang.

Salah satu pengunjung, Otis Melsasail, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah tersebut memang sangat membantu masyarat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga melanggar berbagai aturan serta protokol kesehatan di masa pandemi ini.

“Kita patut memberi apresiasi kepada pemerintah daerah karena sudah membantu kita (masyarakat) yang sementara dihadapkan dengan pandemi Covid-19 ini, namun hal itu juga sangat melanggar aturan  dan itu sangat membahayakan,” katanya.

Menurutnya, petugas lapangan yang menggelar pasar murah tersebut harus mengubah cara dengan menerapkan pola kesehatan yang ada di dalam protokol Covid-19, guna menghindari penularan wabah di masyarakat.

“Saya kira dalam kondisi seperti ini petugas yang ada bisa mengubah strategi agar masyarakat dapat terhindar karena untuk menjaga jarak saja kita sudah melanggar,” ujarnya.

Melsasail berharap dalam kondisi pandemi ini pemerintah daerah dan petugas lapangan lebih mengutamakan keselamatan warga, guna menghindari munculnya korban jiwa akibat penularan virus corona atau Covid-19 tersebut.

Untuk diketahui, data terbaru Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku per 22 Mei 2020 sudah mencapai 157 kasus yang terkonfirmasi, sedangkan pasien sembuh sebanyak 22 orang dan meninggal dunia 7 orang. Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sendiri saat ini masih nol atau masih aman. (27)

Disarankan Untuk Anda :