182 Sopir Angkot dan 450 Tukang Ojek Terima Bantuan Dana Stimulan dari Pemkab Kepulauan Tanimbar

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Saumlaki – Sejumlah sopir angkutan umum dan tukang ojek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku, mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah KKT berupa uang tunai akibat dampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Kegiatan penyerahan bantuan dana stimulan tersebut dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kediaman Bupati KKT, pada Senin, 18 Mei 2020, yang dihadiri oleh pimpinan SKPD terkait, Kepala Cabang Pembantu BNI Saumlaki, dan perwakilan sopir angkutan umum serta sopir ojek.

Baca Juga

Sebanyak 632 orang pengemudi dipastikan akan mendapat bantuan tersebut, mereka terdiri dari 182 orang sopir angkutan umum dan 450 orang tukang ojek.

Untuk sopir angkutan umum sendiri akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp600.000/orang/bulan dan untuk tukang ojek sebesar Rp450.000/orang/bulan yang akan ditransfer langsung ke rekening BNI masing-masing penerima mulai dari Mei hingga Juli 2020.

Penyerahan bantuan dimaksud dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, didampingi Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Cabang Pembantu BNI Saumlaki kepada perwakilan penerima.

Sesuai data yang dihimpun, dana stimulan yang dibagikan kepada para sopir angkot dan tukang ojek itu bersumber dari APBD TA 2020 untuk penanganan pandemi Covid-19 dengan total anggaran sebesar Rp37 milyar.

Dari anggaran 37 milyar itu, sekitar 2.743.800.000 dialokasikan untuk Lansia, Tukang Ojek, Sopir Angkot, Para Janda dan Penyandang Disabilitas.

Jika dikalkulasikan, untuk 182 orang sopir angkot, masing-masing mendapatkan 600.000/orang/bulan, dikalikan 3 bulan maka total anggarannya sebesar 327.600.000 rupiah. Sedangkan 450 orang tukang ojek, masing-masing mendapatkan 450.000/orang/bulan dikalikan 3 bulan maka totalnya sebanyak 607.500.000 rupiah.

Jadi total keseluruhan anggaran untuk para sopir angkot dan tukang ojek sebesar 935.100.000 rupiah.

Dari 2.743.800.000 total anggaran stimulan di atas dikurangi 935.100.000 yang sudah disalurkan maka sisanya masih berkisar 1.808.700.000.

Dari sisa inilah yang nantinya akan diperuntukan untuk para Lansia, Janda dan Penyandang Disabilitas di Kepulauan Tanimbar, namun secara resmi belum dapat dikalkulasikan berapa jumlah anggaran untuk masing-masing kategori yang tersisa di atas. (47)

Disarankan Untuk Anda :