Jelang Valentine Day, Pj Walikota Makassar: Jangan Terperosok ke Pergaulan Bebas

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Valentine Day merupakan momentum yang selalu dirayakan di dunia barat. Namun, bagi PJ Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Valentine Day bisa membawa pengaruh negatif kepada kalangan muda jika dirayakan terlalu eforia

Di tengah aktifitasnya hari ini, Rabu (12/2/2020), Iqbal mengimbau khusus kepada seluruh kaum muda Makassar untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas dengan lawan jenis, termasuk aktifitas lain yang merusak moral.

Baca Juga

“Untuk anak-anakku semua, para remaja di Makassar, Valentine itu bukan budaya kita, bukan budaya timur. Hindari sifat hura-hura, jangan terperosok kedalam pergaulan bebas dengan lawan jenis, jauhi minuman keras, jangan rusak moral yang tertanam di didirimu,” ujar Iqbal Suhaeb.

Iqbal juga mengakui bahwa saat ini Hari Valentine sudah menjadi budaya global, dan sasarannya lebih banyak ke anak muda.

“Jika memang tetap ingin dirayakan, salurkanlah secara cerdas. Kasih sayang itu bukan selalu terhadap lawan jenis.”

“Kasih sayang itu bisa dalam bentuk memberi santunan anak yatim, memberi makan fakir miskin, memberi makan orang-orang jompo, memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” jelas Iqbal.

Sementara itu, terkait imbauan Pemkot Makassar melalui Satpol PP mengenai larangan menjual alat kontrasepsi secara bebas kepada anak dibawah umur, Iqbal memberi tanggapan.

“Memang ini sudah kita arahkan ke Dinas Pendidikan dan Satpol PP. Sebenarnya kita tidak larang untuk dijual, hanya saja kita tidak ingin ini disalahgunakan,” kata dia.

Lanjut dikatakan, sebaiknya penjualan alat kontrasepsi dibatasi.

“Penjaga toko atau petugas apotik kita minta untuk ikut melakukan pengawasan, tidak menjual (alat kontrasepsi) secara sembarang, khususnya kepada anak di bawah umur, intinya ini lebih diperketat, termasuk tidak dipajang secara menonjol dan vulgar,” lanjutnya. (*)

Disarankan Untuk Anda