SimpulRakyat.co.id, Makassar – Camat di Kota Makassar yang tidak mampu menjalankan program kerja dengan maksimal, dimutasi dan diisi pegawai yang sudah terbukti kinerjanya di pemerintahan.

Hal itu dikatakan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto saat melantik 15 camat se-Kota Makassar yang berlangsung di depan City of Makassar Anjungan Pantai Losari, Jumat (27/08) kemarin.

“Saya melihat apa yang menjadi program dan harus jalan di kecamatan itu tidak maksimal, makanya saya melantik camat yang pernah sudah terbukti kinerjanya. Kinerja mereka kita dapat LPPD terbaik se-Indonesia,” kata Danny kepada awak media.

Sementara camat yang diganti, diistirahatkan terlebih dulu. Dia ingin melihat kinerja camat yang diganti sebelum resetting pejabat Pemkot Makassar dituntaskan. Targetnya, September 2021.

“Kita istirahatkan dulu sambil kita lihat kinerjanya, karena semua ini masih cair. Ada 24 jabatan yang lowong nanti setelah lelang jabatan, sehingga semua masih bisa dapat kesempatan,” kata dia.

Setelah pelantikan hari ini, Danny juga akan memerintahkan kepada Camat untuk segera berkonsolidasi dengan RT RW, Lurah dan Pemuda serta komunitas lainnya untuk menyalurkan bansos pertama bersama TNI/Polri.

Tak hanya itu, Danny juga memerintahkan camat dan lurah untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pandemi yang belum usai ini.

“Meskipun kita sudah keluar dari zona merah tujuan kita bukan zona orange tetapi zona hijau. Makanya, kita berharap camat meningkatkan kordinasi dan sinegritas bersama lurah-lurahnya,” harap Danny Pomanto.

Terakhir, Danny juga berharap pelantikan camat ini bisa merangkul semua pihak.

“Tidak ada lagi perbedaan di masa pemerintahan saya dikarenakan Makassar milik kita semua dan Makassar untuk kita semua,” pungkas Wali Kota Makassar dua periode ini.

Reporter: Ilho
Editor: Sukma Paramita