SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu H. Patahudding memimpin Apel Bersama Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI serta kerja bakti lingkungan. Kegiatan berlangsung di Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Sabtu (6/06/2026).
Momentum ini diangkat untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian bumi. Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI dengan tema “Act Now for Climate” atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.
Sambutan tersebut menegaskan bahwa peringatan HLH harus menjadi pendorong aksi nyata, bukan sekadar seremonial, dalam menghadapi perubahan iklim. Salah satu poin utamanya adalah mengubah paradigma pengelolaan sampah — tidak lagi hanya menangani di hilir, tetapi diperkuat sejak dari sumbernya.
“Penanganan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah tata kelola secara menyeluruh. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat melakukan Gerakan Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga untuk Indonesia ASRI,” demikian kutipan sambutan Menteri yang dibacakan Bupati.
Gerakan Indonesia ASRI diharapkan tumbuh menjadi budaya baru, sekaligus mendorong “pertobatan ekologis” — memperbaiki hubungan manusia dengan alam dan menanamkan tanggung jawab bagi generasi mendatang menuju Indonesia Emas 2045. Keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh warga.
Usai apel, dilaksanakan kerja bakti lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Iqbal Halwi, melaporkan sebanyak 2,7 ton sampah berhasil dikumpulkan dan akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Angka ini menjadi bukti antusiasme masyarakat dalam aksi nyata menjaga kebersihan.
Bupati bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu turut meninjau langsung pelaksanaan kerja bakti di sejumlah titik di Kecamatan Belopa. Acara juga dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Pj. Sekda Muhammad Rudi, unsur Forkopimda, kepala OPD, organisasi wanita, badan usaha, hingga pelajar.


Tinggalkan Balasan