SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Luwu mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Penguatan Kapasitas DPRD dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel”. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Sekretariat DPRD Kabupaten Luwu dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Makassar Al-Ghazali. Acara berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, diikuti oleh seluruh anggota legislatif Kabupaten Luwu, Minggu (12/04/2026).

Bupati Luwu, Patahudding, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Rudi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tuntutan masyarakat akan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Bimbingan teknis ini sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas DPRD sebagai lembaga legislatif agar mampu menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara optimal, profesional, serta berintegritas,” ujar Muhammad Rudi.

Ia menambahkan, DPRD memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan dan pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, terutama terkait keterbatasan kapasitas fiskal. Oleh karena itu, fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus semakin optimal.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah masyarakat,” kata Ahmad Gazali.

Di sisi lain, Ketua LP2M Universitas Islam Makassar Al-Ghazali, Suardi Bakri, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan rekomendasi resmi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya perwakilan dari BPK RI, BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga praktisi komunikasi publik.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman anggota DPRD dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.