SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu melaksanakan shalat Isya yang dilanjutkan shalat tarawih secara berjamaah di Masjid Agung Luwu Belopa, Rabu kemarin. Kegiatan tarawih perdana tersebut dirangkaikan dengan sambutan resmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (19/02/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk introspeksi diri, pembersihan jiwa, serta perbaikan diri secara berkelanjutan. Menurutnya, bertambahnya usia kehidupan harus menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan memperbanyak amal kebajikan.
“Saya mengajak kita semua menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturrahim antar sesama, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan,” ucapnya di depan ratusan jamaah yang hadir.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Bupati juga menguraikan enam prioritas strategis pembangunan Kabupaten Luwu yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. Prioritas tersebut antara lain: Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, transformasi digital serta tata kelola pemerintahan yang baik, hingga pembangunan kehidupan religius dan harmoni sosial.
Khusus terkait pembangunan kehidupan religius, Bupati mengungkapkan kekhawatiran akan tingginya persentase masyarakat Luwu yang masih dalam kondisi buta aksara Al-Qur’an. Ia berharap Persatuan Mubaligh Islam Luwu (Musda Persamil) dapat berperan aktif untuk bersama-sama menurunkan angka tersebut.
“Kita perlu kerja sama gencar untuk mengatasi masalah ini agar setiap warga Luwu dapat membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Bupati juga menyoroti permasalahan kriminalitas yang sebagian dipicu oleh praktik judi online serta tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengeluarkan surat edaran terkait pemberlakuan jam malam bagi anak sekolah sebagai langkah preventif guna menjaga mereka dari pengaruh negatif,” jelasnya.
Turut menghadiri acara tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Ketua Persamil Kabupaten Luwu Alimuddin Hasyam, para Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Agung Luwu Belopa.


Tinggalkan Balasan