SimpulRakyat.co.id, Kutai Timur – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kutai Timur (Kutim) menggelar program Polantas menyapa berupa ngopi bareng dengan komunitas sopir, anggota organisasi Persatuan Mobil Truk Sangatta (Permata) Kutim bertempat di sekretariat organisasi Permata jalan H Abdullah Kecamatan Sangatta Utara. Kamis (17/7/2025).
Kegiatan Polantas menyapa ini dihadiri oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kutim dan jajarannya serta Rahman perwakilan Jasa Raharja.
Turut dihadiri Ketua Permata Kutim, Mochammad Syarifuddin dan Sekertaris, Syamsul Zaenuddin serta puluhan sopir truk anggota Permata.
Saat acara ngopi bareng, Kanit Turjawali Polres Kutim, Iptu Tanjung mengatakan Satlantas melaksanakan program Polisi menyapa dengan cara ngopi bareng supaya tidak terlalu formal, sambil mengedukasi keselamatan berlalulintas terhadap komunitas sopir mobil truk anggota Permata.
“Silakan anggota Permata sebagai sopir truk menyampaikan masukannya terkait masalah-masalah yang dihadapi di jalan untuk keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Saya imbau kepada anggota Permata agar mengurangi dulu kepadatan kendaraan truk, karena Pemda Kutim akan melaksanakan MTQ yang akan dihadiri oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota dari Provinsi Kaltim,” ungkapnya.
Kanit Kamsel Polres Kutim, Iptu Supriyono menyampaikan, Operasi Patuh sudah dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 20 Juli 2025, tujuannya untuk mendisiplinkan para pengguna jalan.
“Adapun poin-poin dalam pelaksanaan Operasi Patuh yakni, menggunakan helm bagi pengendara motor, dilarang berboncengan lebih dari dua orang, anak dibawah umur dilarang mengendarai sepeda motor, safety belt wajib dikenakan oleh pengendara mobil saat berkendara, mobil angkutan dilarang odol (over dimensi over loading), hindari minuman keras saat berkendara dan jangan melawan arus,” tandasnya.
Sementara itu Sekertaris Permata Syamsul Zaenuddin mengatakan, pihaknya ucapkan terima kasih kepada Satlantas Polres Kutim telah melaksanakan program Polantas menyapa yang dapat berinteraksi langsung dengan anggota Permata.
“Dengan adanya program ini personel Satlantas turun langsung mengedukasi para sopir truk terkait rambu lalu lintas dan keselamatan berkendara di jalan,” tutup Syamsul.
Diketahui, Permata merupakan wadah organisasi para sopir mobil truk yang jumlah anggota sebanyak 400 orang. (Nasution)


Tinggalkan Balasan