SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pelayanan air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Latimojong di Kabupaten Luwu mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini disebabkan oleh kebocoran pipa induk yang terjadi di wilayah Kecamatan Bajo.

Direktur Perumda Tirta Latimojong, Mardi Saleh, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak, khususnya di empat kecamatan: Bajo, Belopa, Belopa Utara, dan Kamanre.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini tim teknis kami sedang melakukan perbaikan secepat mungkin,” ujar Mardi dalam keterangan tertulis yang diterima Simpul Rakyat, Sabtu (19/4/2025).

Mardi menjelaskan, kebocoran pertama terjadi pada Kamis (17/4/2025) di sekitar Lapangan Sepak Bola Andi Attas, Desa Balla, Kecamatan Bajo. Dua hari berselang, pipa induk kembali mengalami kebocoran di Dusun Lanrang, desa yang sama.

“Sudah dua hari berturut-turut pipa induk berdiameter 8 inci mengalami kebocoran. Kami masih menelusuri penyebabnya,” kata Mardi.

Pipa induk yang mengalami kerusakan tersebut merupakan saluran utama yang mengalirkan air baku dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Desa Tumbubara, Kecamatan Bajo Barat. Akibat insiden ini, pasokan air bersih ke sekitar 7.000 pelanggan terganggu.

“Gangguan pasokan ini berdampak kepada pelanggan di wilayah pelayanan 1, yakni Bajo, Belopa, Belopa Utara, dan Kamanre,” jelas Mardi.

Meski kebocoran pertama telah berhasil ditangani pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 Wita, kebocoran lanjutan membuat distribusi air belum sepenuhnya pulih. Mardi menegaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan penyelesaian perbaikan agar layanan bisa kembali normal.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berterima kasih atas pengertian masyarakat,” tutupnya. (*)