SimpulRakyat.co.id, Makassar – Polisi mengamankan empat orang yang diduga sebagai provokator dalam bentrokan yang terjadi di dalam Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) usai aksi unjuk rasa bertajuk Indonesia Gelap, Jumat (21/2/2025).

Bentrokan antara mahasiswa dan warga ini menyebabkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

Dari pantauan Simpul Rakyat, aparat kepolisian menerjunkan kendaraan water cannon untuk merangsek masuk ke dalam kampus.

Polisi juga menembakkan gas air mata guna membubarkan massa yang masih bertahan di area kampus.

“Sudah aman dan kondusif. Sudah kita sisir, tidak ada lagi massa perusuh. Situasi telah kembali seperti semula,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, di lokasi kejadian.

Empat orang yang diamankan masing-masing berinisial RA, FT, AR, dan FJ. Mereka langsung dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Ada massa perusuh yang diamankan, jumlahnya masih dalam proses pengecekan,” kata Arya.

Bentrok yang terjadi juga mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas perkantoran.

Kantor cabang BNI yang berada di sekitar kampus mengalami pecah kaca jendela dan pintu akibat lemparan batu dari massa.

Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, termasuk bom molotov yang diduga digunakan dalam bentrokan.

“Iya, ada bom molotov, sudah kita amankan tadi,” pungkasya.