SimpulRakyat.co.id, Luwu – Angin kencang yang melanda Kabupaten Luwu pada Kamis (31/10/2024) malam mengakibatkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Beberapa desa yang mengalami pemadaman di antaranya Tadettee, Botta, Papakaju, Poringan Lindajang, Salubua, Kaladi, dan Dandai, menurut laporan dari Kepala Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belopa, Dwiyanto.

Setelah melakukan pendataan, PLN ULP Belopa bergerak cepat untuk menangani titik-titik padam. “Petugas kami saat ini sedang melakukan penelusuran. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Dwiyanto saat dikonfirmasi.

Sementara itu, tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Luwu juga diterjunkan untuk menangani dampak angin kencang di lapangan. Kalak BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa, menjelaskan bahwa tim TRC sedang membersihkan pohon-pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.

“Malam ini tim TRC turun ke lapangan membersihkan pohon yang tumbang di jalan,” jelas Andi Baso.

Meski angin kencang sudah mereda, Andi Baso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga, terutama dalam memitigasi risiko bagi diri dan keluarga. “Masyarakat diharapkan tetap waspada, kita semua harus siap siaga. Semoga angin kencang tidak terjadi lagi, tapi kita perlu terus waspada mengingat prakiraan dari BMKG,” tambahnya.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di Luwu, namun Pemerintah Kabupaten Luwu belum mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat. Kepala Dinas Kominfo Luwu, Muhammad, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada peringatan resmi yang dikeluarkan, selain pesan yang disebarkan melalui WhatsApp.

“Kami hanya menyampaikan imbauan seperti ini (melalui WhatsApp), tapi sampai saat ini belum ada peringatan resmi yang dikeluarkan,” ujar Muhammad.