SimpulRakyat.co.id, Makassar – Penanganan balap liar di bulan suci Ramadan 1445 Hijriah yang dilaksanakan personel Satlantas Polsek Panakkukang Polrestabes Makassar dikeluhkan warga.

Pasalnya, warga yang diamankan kendaraannya masih di bawah umur yang tidak terlibat balapan liar. Selain itu, kendaraan sudah diamankan lebih 20 hari, namun tidak ada surat keterangan atau surat tilang yang diberikan kepada warga.

Kepada wartawan, salah satu keluarga anak di bawah umur yang diamankan motornya mengatakan, lelaki berinisial PR tidak ikut balapan liar.

“Dia hanya menonton, namun saat digerebek motornya diambil oleh personel Polsek Panakkukang tanpa ada surat keterangan dari petugas,” ucapnya.

Saat wartawan SimpulRakyat.co.id melakukan konfirmasi kepada Kanitlantas Polsek Panakkukang, Iptu Alamsyah mengatakan, bagi warga yang terlibat balapan liar, sanksinya nanti sesudah lebaran diberikan kendaraannya.

Ketika ditanya soal anak di bawah umur inisial PR yang kendaraannya ditahan namun tidak ikut balap liar, hanya kebetulan berada di area balap liar?

“Kalau masalah itu silahkan koordinasi dengan pak Kapolsek,” jawab Iptu Alamsyah.

Saat itu, awak media berupaya temui Kapolsek, namun tidak berada di kantor.

Selanjutnya, wartawan Simpul Rakyat mendatangi Kasatlantas Polrestabes Makassar, Kompol (Cdr) Mamat Rahmat, Jumat (05/04/2024) guna melakukan konfirmasi, namun di ruangan Kasatlantas Polrestabes Makassar seorang wanita berseragam ASN Polrestabes Makassar mengatakan, Kasat sedang di luar bertugas memantau kendaraan di perbatasan Makassar-Maros dalam rangka operasi Ketupat.

Menanggapi hal itu, Bidang investigasi LSM Bidik Nasional, Ilham mengatakan, jika Polisi menangani pelanggaran yang diduga dilakukan anak di bawah umur itu sebaiknya dilakukan secara persuasif, bukan dengan cara langsung diberikan sanksi hukuman.

“Apalagi pengakuannya ia tidak ikut balapan liar, hanya menonton balap liar tersebut, anehnya kendaraannya ditahan sudah lebih 20 hari, namun Polisi di Polsek Panakkukang tidak memberikan surat keterangan. Saya nilai personel Satlantas tidak profesional saat menangani dugaan pelanggaran oleh anak di bawah umur,” kata Ilham LSM Bidik Nasional. (Nasution)