SimpulRakyat.co.id, Makassar – Lapak lapak liar menjamur di atas fasilitas umum (fasum) sepanjang jalan Abdullah Dg. Sirua kelurahan Tamamaung kec. Panakkukang Kota Makassar.
Tepatnya berseberangan dengan warung makan coto Daeng Sirua, nampak belasan lapak berdiri bebas di atas draenase yang sudah dicor beton. Beberapa diantaranya ada box kontainer dengan beragam dagangan.
Menurut warga, lapak-lapak di wilayah tersebut mulai menjamur sejak tiga bulan terakhir.
“Awalnya cuma beberapa ji lapak tapi terus bertambah, sekarang sudah ada sekitar 15 lapak yang berdiri di situ,” terang warga yang tidak mau disebut identitasnya.
Jalan sempit dan padatnya lalulintas kerap menyebabkan kemacetan. Kendaraan yang tiba tiba berhenti di tepi jalan untuk berbelanja di lapak itu memperparah kemacetan di wilayah itu.
Dikonfirmasi di kantornya, Lurah Tamamung Arni Maroa mengatakan bahwa keberadaan lapak lapak tersebut tidak memiliki izin dari pemerintah kelurahan,
“Tidak ada izin dari kelurahan dan sudah disurati tapi tidak digubris,” ucap Lurah Tamamaung, Selasa (14/11/2023).
Pihaknya sudah beberapa kali mendatangi lapak lapak tersebut dan memberikan teguran baik lisan maupun secara tertulis. Bahkan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan hingga ke Satpol PP kota Makassar.
Arni menyebut, lapak lapak liar mulai menjamur sejak masa transisi pandemi Covid 19. Bukan hanya di kelurahan Tamamaung, tetapi nyaris di semua wilayah kota Makassar.
Lebih jauh, Dia berjanji akan melakukan penertiban dengan mengedepankan cara humanis, sentuh hati dan pendekatan secara persuasif sehingga mereka rela membongkar lapaknya secara sukarela.
“Kami terus melakukan pendekatan secara humanis karena ini soal kemanusiaan. Kita juga melihat dampaknya dari sisi positif dan negatifnya. jangan sampai tindakan yang kami ambil berdampak persoalan panjang di kemudian hari,” ucap Arni.
“Sedangkan mengenai parkiran yang bikin macet kami selalu berkoordinasi dengan pihak kelurahan Masale. karena jalan itu merupakan batas antar dua wilayah kelurahan,” tutupnya. (BM)


Tinggalkan Balasan