SimpulRakyat.co.id, Makassar – Salah satu organisasi sosial, pendidikan dan dakwah, Yayasan Tajdidul Iman (TI) Kota Makassar, mengaku sejak organisasi binaan KH Sudirman itu berdiri, telah mengurus jenazah sebanyak 950 jenazah lebih di Kota Makassar dan sekitarnya.

Hal ini diungkapkan ust Awaluddin wakil ketua Yayasan  Tajdidul Iman saat melakukan audencie bersama Gubernur Sulawesi Selatan, yang diterima langsung Koordinator Kelembagaan Biro Kesra, Muhammad Hasyim dan Koordinator Pelayanan Dasar Drs H Adnan Nawawi MSi,  Kamis (12/10/23) siang, di ruang Biro Kesra Jl Urip Sumiharjo, Kota Makassar.

950 jenazah tersebut, sambung Ust Awal, bukan hanya berada di kota Makassar, tapi juga di kabupaten lain seperti di Gowa, Maros, Takalar dan Pangkep.

“Selama mengurus jenazah tersebut kami tidak komersil, kami Ikhlas semata mata karena Allah. Namun jika ada keluarga almarhum yang memberi infaq, kami pun tidak menolaknya,” jelas Ustadz Awal.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tajdidul Iman, Ustad Ahmad Bududdin yang memimpin audencie tersebut berharap, janji Kepala Biro Kesra Erwin Sodding saat membuka kegiatan Rihlah Akbar TI yang dilaksanakan medio Agustus lalu di Kabupaten Gowa, dapat direalisasikan untuk membantu TI.

“Saat membuka acara Rihlah Akbar, pak Karo Kesra menyampaikan kesiapannya membantu TI. Jadi menindak lanjuti permintaan beliau, kami melakukan audencie dengan pak Karo Kesra hari ini dan meminta petunjuk apa saja yang harus kami penuhi untuk dibantu,” ungkap Ustad Ahmad Bududdin.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Kelembagaan Muhammad Hasyim berjanji untuk menerima proposal yang bakal diajukan TI kepada Gubernur Sulsel.

“Ya silahkan mengajukan proposal kepada bapak Gubernur Sulsel, besar kecilnya tergantung tim verivikasi keuangan yang menentukan. Insya Allah kami siap bantu,” katanya.

Dia berharap, proposal yang diajukan memuat kebutuhan yang sangat diperlukan TI dalam menjalankan amanah membantu ummat ini.

“Cantumkan apa saja yang kita butuhkan berapa jumlahnya, saya kira pemprov harus memberi bantuan, apalagi organisasi ini  jelas membantu warga. Sebab tidak gampang mengurus jenazah sebanyak itu, kalau tidak ada rasa ikhlas di hati,” tandas Hasyim

Disisi lain, Koord Pelayanan Dasar  Biro Kesra, Drs H Adnan Nawawi MSi meminta pengurus TI tidak hanya berharap kepada Pemprov Sulsel, tapi juga bisa mengajukan proposalnya kepada perusahaan CSR yang sudah menjalin kemitraan dengan pemprov Sulsel.

“Ada banyak perusahaan CSR di Makassar yang bisa kita ajak kerja sama untuk membantu TI dalam menjalankan amal usahanya sebagai gerakan dakwah. Insya Allah pasti dibantu. Apalagi bapak gubernur sudah mewanti-wanti agar 2.5 keuntungan perusahaan tersebut dapat disalurkan untuk membantu ormas kemanusiaan dan dakwah,” pinta H Adnan.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Dewan Pengawas TI, Nur Adzan, sekretaris TI. Ikhwan muin, dan Koordinator Dana dan Sponsor, Ustad Sugiri. (*)

Editor : Nasution