SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang pimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Investasi PT Masmindo Dwi Area. Rapat tersebut digelar ruang Rapat kerja Bupati Luwu, Senin (26/12).
Dihadiri Kajari Luwu, Andi Usama Harun, dan juga Kapolres Luwu, AKBP. Arisandi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan Investasi di Kabupaten Luwu dapat berjalan aman dan lancar.
Hadir pula Presiden Direktur PT Masmindo Dwi Area, Abidin Daeng Patompo, membahas evaluasi tahapan Pertambangan PT. MDA, Jadwal rencana kegiatan tahun 2023 – 2025, Kontrak Karya, serta terkait pembebasan lahan.
PT. Masmindo Dwi Area selaku perusahaan yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Luwu ingin memetakan pembebasan lahan serta tanaman yang ada diatasnya dan objek rumah yang akan menjadi Area Rencana Pembangunan Kantor PT. Masmindo Dwi Area, Gudang dan Fasilitas Pendukung lainnya.
Namun dalam rencana berinvestasi, PT. MDA dihadapkan dengan berbagai persoalan. Sehingga pembangunan fisik hingga kini belum berjalan. Beberapa diantaranya terkait pembebasan tanah dan bangunan milik Warga setempat.
Kapolres Luwu, AKBP Arisandi dalam kesempatan ini menyampaikan pesannya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi
“Kita telah diamanahkan oleh undang-undang sesuai Keppres No.11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi, oleh karenanya segala langkah harus kita lakukan dalam upaya meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha. Sosialisasi kepada masyarakat juga tidak kalah penting termasuk informasi bahwa PT. MDA telah memiliki Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dengan tahapan pra-konstruksi. Upaya penegakan hukum semoga menjadi upaya terakhir yang ditempuh oleh aparat penegak hukum”, ungkap AKBP Arisandi.
Sementara Bupati Luwu H Basmin Mattayang Sendiri dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar PT. MDA dalam melaksanakan rencana kerjanya harus aktif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Ia juga menyebutkan, persoalan yang masih menghambat PT. MDA perlu segera diberikan solusi demi mendorong terbukanya lapangan kerja untuk masyarakat kabupaten Luwu.
Direktur PT MDA Abidin Daeng Patompo mengharapkan permasalahan-permasalahan ini dapat segera diselesaikan, karena tahap selanjutnya PT MDA akan berinvestasi dan akan mulai melakukan pengerjaan pembangunan Infrastruktur.


Tinggalkan Balasan