SimpulRakyat.co.id, Luwu – Satuan Narkoba Polres Luwu mengamankan terduga pelaku beinisial AR (28) penyalahguna Narkotika Golongan I, jenis sabu bertempat di Dusun Bassiang, Desa Bassiang Timur, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Selasa 15 November 2022, kemarin.

Penangkapan dipimpin Kasat Narkoba Polres Luwu AKP Mustari Alam bersama Kanit 1 Narkoba Ipda Ambran dan Personil Satnarkoba Polres Luwu.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi melalui Kasat Narkoba AKP Mustari Alam mengatakan, berawal adanya informasi dari informan/masyarakat bahwa di Dusun Bassiang, Desa Bassiang Timur, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, marak terjadi transaksi Narkoba.

“Atas informasi tersebut, personil Satnarkoba Polres Luwu melakukan penyelidikan, dan ditemukan seorang laki-laki AR (28) berada di pinggir jalan Dusun Bassiang, Desa Bassiang Timur, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, sedang duduk di atas sepeda motornya bersama 2 orang laki-laki yang tidak dikenal sedang berdiri disampingnya seakan akan hendak melakukan transaksi Narkoba,” ujar Mustari kepada awak media, Rabu (16/11/2022).

Mustari melanjutkan, atas kecurigaan tersebut petugas Kepolisian lansung menghampiri AR namun pada saat hendak digeledah tiba-tiba AR membuang pembungkus rokok dipinggir jalan sedangkan 2 orang laki-laki yang tidak dikenal melarikan diri.

“Setelah pembungkus rokok tersebut diambil dan dibuka dan ditemukan 1 shacet plastik klip berisikan shabu, kemudian dilanjutkan penggeledahan badan dan ditemukan 1 unit HP Android disaku celana, dimana terdapat 1 paket plastik berisikan shabu melengket dislikon HP tersebut,” terang Mustari.

Mustari menambahkan, dari tangan AR pihak mengamankan Barang Bukti, 2 shacet plastik ukuran kecil berisikan kristal bening Narkotika jenis shabu, berat kotor 0,50 gram, 2 lembar kertas foil rokok (pembungkus Shabu), 1 buah tempat rokok (tempat Shabu), dan 1 unit HP Android.

“Setelah diintrogasi tentang kepemilikan shabu tersebut AR mengakui bahwa keseluruhan shabu tersebut diperoleh dari inisial JS (DPO) dan mengakui bahwa shabu tersebut rencananya untuk di jual kembali. Atas perbuatannya pelaku kita jerat Pasal 114 Ayat (1) atau kedua Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika,” terang AKP Mustari. (*)